Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Hukrim

100 Hari Pemerintahan Jokowi-Amin, Mahasiswa Gelar Aksi

6
×

100 Hari Pemerintahan Jokowi-Amin, Mahasiswa Gelar Aksi

Sebarkan artikel ini

Kaltimminutes.co, Samarinda – Mahasiswa Kaltim Menggugat (Mahakam) gelar aksi terkait 100 hari kerja Presiden dan Wakil Presiden Jokowi – Maruf Amin.

Aksi dilakukan di Jalan M. Yamin yang bertepatan di depan gerbang kampus Universitas Mulawarman (Unmul), Senin (3/1/2020).

Example 300x600

Berbagai organisasi mahasiswa yang terlibat seruan aksi Mahakam diantaranya, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Liga Mahasiswa Nasional Demokrasi (LMND) dan Badan Eksekutif Mahasiswa Kampus Politani Samarinda.

Dalam aksi tersebut mahasiswa menutup jalan kurang lebih 5 menit hingga menimbulkan kemacetan pengendara di sepanjang Jl. M. Yamin, Kota Samarinda.

Humas massa aksi, Faisal mengatakan maksud dari tutup jalan selama kurang lebih 5 menit agar pengendara sejenak untuk mendengar orasi-orasi mahasiswa terkait kebijakan pemerintah yang dianggapnya tidak memihak pada rakyat

“Itu upaya kami agar masyarakat mendengar orasi-orasi kami sejenak dan tahu bahwa Indonesia tidak baik-baik saja. Kami juga tidak merusak fasilitas dan itu hanya waktu kurang lebih 5 menit saja,” kata Faisal selaku Humas Aksi.

Adapun yang menjadi tuntutan dalam aksi tersebut adalah:

  1. Tolak Omnibuslaw Cilaka dan RUU yang merugikan rakyat.
  2. Tolak kenaikan BPJS dan tingkatkan fasilitas pelayaban kesehatan.
  3. Berantas korupsi tanpa pandang bulu.
  4. Tangkap dan adili seluruh pelanggar HAM.
  5. Perkuat kedaulatan NKRI dan utamakan kesejahteraan rakyat.
  6. Reforma agraria sejati.
  7. Stop komersialisasi dunia pendidikan
  8. Ubah haluan ekonomi dan laksanakan Pasal 33 UUD NRI 1945.
  9. Libatkan rakyat dalam setiap mengambil kebijakan.
  10. Hentikan represifitas terhadap gerakan rakyat.
  11. Tangkap dan adili pelaku kekerasan seksual.
  12. Pemerintah pusat memberikan pemerataan ekonomi di Kaltim.

Lebih lanjut, Humas aksi mengatakan demo tersebut sebagai bentuk evaluasi kinerja Jokowi – Maruf Amin, yang terhitung sejak dilantiknya pada 20 Oktober 2019 lalu. Baginya sebagian kebijakannya hanya menguntungkan para penguasa sehingga mahasiswa terdorong lakukan aksi.

“Aksi kami ini mengevaluasi apa-apa saja kebijakan yang sudah keluar maupun berlangsung,” pungkasnya. (rkm//)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *