Home / Ragam

Selasa, 14 Juli 2020 - 15:41 WIB

19 Tenaga Kesehatan Positif Corona, Layanan RSUD IA Moeis Ditutup Sementara

Pemberitahuan penutupan sementara layanan di RSUD IA Moeis Samarinda

Pemberitahuan penutupan sementara layanan di RSUD IA Moeis Samarinda

Kaltimminutes.co, Samarinda – Transmisi lokal yang terjadi pada 19 tenaga kesehatan Nakes) RSUD IA Moeis telah diumumkan oleh Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang.

Jumlah tersebut masih sangat berpotensi mengalami pelonjakan.

Seperti yang diungkapkan Direktur RSUD IA Moeis, Syarifah Rahimah dalam kesempatan yang sama, Selasa (14/7/2020) pagi tadi di rumah jabatan wali kota, Jalan S Parman, Kecamatan Samarinda Ulu.

“Kemarin hasil pemeriksaan lebih dari 90 karyawan di dapatkan hasil 19 positif. Namun belum seluruh hasil  didapatkan jawabannya. Dan seluruh layanan rumah sakit ditutup,” ungkap Syarifah.

Lanjut Syarifah, terjadinya transmisi lokal ini jangan serta-merta mengaitkannya dengan kasus pasien meninggal asal Kecamatan Sanga-Sanga, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) yang sempat menjalani perawatan di RSUD IA Moeis.

Baca Juga :  Rawan Konflik, Polisi Pertebal Proses Penghitungan Suara di Tingkat Kecamatan

Sebab dari hasil tracing kontak yang dilakukan, tidak semua kasus transmisi lokal di RSUD IA Moeis bersentuhan dengan pasien terkonfirmasi itu.

“Tapi harus diakui saat masuk ke moeis pemeriksaan rapid pertama non reaktif dan pasien rawat selama tiga hari. Pada hari ketiga scrining ulang hasil rapid reakrif, dan pasien dipindahkan ke ruang isolasi,” katanya.

“Kami langsung melakukan pemeriksaan karyawan kasus seperti ini. Pemeriksaan karyawan memang merupakan kewajiban kami. Dua hari kemarin ada karyawan hasil positif,” sambungnya.

Turut menambahkan, Sekretaris Kota Samarinda, Sugeng Chairuddin dengan adanya kasus transmisi lokal ini tim gugus telah menetapkan status karantina wilayah kepada RSUD IA Moeis yang berdampak kepada penutupan semua bentuk pelayanannya.

Baca Juga :  Mantap! Rapid Test Buatan Pengusaha Indonesia Diklaim Miliki Keakuratan 92 Persen

“Nanti apakah akan kembali WFH (Work From Home) atau tidak akan dibicarakan dan koordinasi dengan pak wali,” jawabnya.

Selain itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Samarinda, dr Ismid Kusasih menegaskan jajaranya telah melakukan upaya pencegahan dengan melakukan pemeriksaan kepada keluarga 19 nakes yang terkonfirmasi Covid-19.

“Keluarga nakes terkonfirmasi  sudah di swab dan pasien dalam perawatan rumah sakit rujukan,” timpal Ismid.

Saat ditanya wacana kembali dilakukannya pengetatan aktivitas masyarakat, Sekretaris BPBD Samarinda, Hendra AH menjawab kalau pembahasan tim gugus belum merujuk ke ranah tersebut.

“Kami tetap gencar melakukan penyemprotan dan monitoring ditempat-tempat keramaian. Mengenai penutupan atau pembatasan aktivitas akan kami koordinasikan dengan diskes terlebih dulu,” pungkasnya. (*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Resmikan Tol Balsam Seksi 1 dan Seksi 5, Ini Harapan Presiden Jokowi  
Andi Harun, Wali Kota Samarinda saat ditemui awak media usai Talk Show Bersama TVRI Kaltim, Senin (6/9/2021)

Ragam

Langkah Pemkot Selamatkan Aset Daerah Kian Serius, Puluhan Aset Saat Ini Sedang Proses Sertifikasi

Ragam

Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan Gereja, Bupati Mimika Eltinus Omaleng Ditangkap KPK

Ragam

21 Tenaga Medis di RSUD AWS Terjangkit Corona, Layanan Rumah Sakit Dibatasi

Hukrim

Kasus Meme Stupa Roy Suryo, Polisi Limpahkan Berkas ke Kejaksaan

Ragam

Sebelum Jumpa Pers di Polda Kaltim, Para Wartawan Balikpapan Jalani Rapid Test

Ragam

Usut Kasus Penembakan Brigadir J, Komnas HAM Bentuk Tim Khusus Sendiri

Ragam

Merasa Dipermalukan Lomba Bupati Cup Berhadiah Rp 45 Ribu, Bupati Pandeglang  Marah Besar