Kaltimminutes.co, Samarinda – Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kaltim, lakukan penyerahan 5000 dokumen keuangan, yang masuk kategori dokumen inaktif sejak 2010.
5000 dokumen keuangan itu diserahkan kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim, untuk dipilah dan dimusnahkan.
Fahmi Prima Laksana, Kepala BPKAD Kaltim, mengungkap penyerahan dokumen ini dilakukan guna menjalankan tertib dokumen negara dan pengamanan arsip daerah.
“Dokumen-dokumen keuangan semasa Biro Keuangan Setprov Kaltim ini nantinya akan menjadi dokumen negara yang pada suatu saatnya dimusnahkan setelah dilakukan proses pemilahan,” ungkap Fahmi, Selasa (27/12/2022).
Sementara itu, Muhammad Syafranuddin, Kepala DPK Kaltim, menjelaskan semua dokumen yang sudah memasuki masa inaktif bisa diserahkan ke instansinya guna dilakukan pemilihan.
“Tidak semua dokumen yang diserahkan, ada juga dokumen yang bisa dimusnahkan langsung jika dinilai sudah waktunya,” kata Ivan, sapaan akrabnya.
Seluruh dokumen keuangan dari BPKAD Kaltim segera diproses untuk memasukan pada ruang khusus menanti untuk diproses kembali sebelum dimusnahkan.
“DPK akan melakukan lagi pemilahan sesuai data yang ada, jika saatnya bisa dimusnahkan akan dimusnahkan sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya. (*)