Home / Advertorial

Jumat, 30 April 2021 - 12:08 WIB

Isi Kekosongan, Jawad Sirajuddin Dipercaya Jadi Ketua Badan Pembentukan Perda DPRD Kaltim

Kaltimminutes.co, Samarinda – Jumat (30/4/2021) pagi hari tadi, DPRD Kaltim menggelar paripurna.

Salah satu agenda yang dibahas yaitu soal perubahan alat kelengkapan dewan (AKD) di tubuh DPRD Kaltim.

Sekretaris DPRD Kaltim, HM Ramadhan membacakan surat keterangan perubahan AKD tersebut, dengan nomor  160/1.2-494/Set-DPRD.

Baca Juga :  Sidak Dua OPD di Pemkot Samarinda, Andi Harun Duga Ada Oknum Sabotase Absensi Kepegawaian

“AKD badan pembentukan perda semula diketuai oleh Saudara Muspandi (Alm), dan Masykur Sarmian sebagai wakil ketua,” ujar Ramadhan, saat menyampaikan perubahan AKD.

Menggantikan Alm Muspandi, yang meninggal pada 1 Januari 2021, Jawad Sirajuddin dipercaya menempati kursi ketua Badan Pembentukan  Perda Kaltim.

Baca Juga :  Koordinasikan Perihal Penanganan Bencana, FGD Digelar Pemkot di Aula Rumah Jabatan Walikota

“Selanjutnya, Ketua Badan Pembentukan Perda, akan dijabat Jawad Sirajuddin,” terangnya.

Sementara untuk jabatan wakil ketua badan, masih dipercayakan kepada Masykur Sarmian. (Advertorial)

Share :

Berita Terkait

Advertorial

Antisipasi Lonjakan Pasien di RS Utama, Sutomo Jabir Minta Pemprov Perhatikan Puskesmas di Daerah

Advertorial

Terima Audiensi Mahasiswa, Komisi II DPRD Kaltim Soroti Masalah di Perusda

Advertorial

Enam Daerah Wacanakan Pemekaran DOB, Samsun: Bisa Berikan Dampak Positif ke Masyarakat

Advertorial

Pengelolaan Sampah, Pemkot Siapkan TPA Baru Tahun Depan

Advertorial

Dihadiri Puluhan Warga, Ely Hartati Rasyid Gelar Sosialisasi Perda di Tepian Pandan Kukar

Advertorial

Rusmadi Apresiasi Warga Loa Bakung, Swadaya Budidaya Pepaya
Walikota Samarinda saat hadir dalam agenda virtual meeting yang salah satunya membahas revitalisasi Citra Niaga/ IST

Advertorial

Kawasan Perdagangan di Samarinda Dibenahi, Sayembara Design Wajah Baru Citra Niaga Bakal Dibuat

Advertorial

Rencana DOB Samarinda Seberang, Jahiddin Tegaskan Masih Kekurangan Syarat Jumlah Kecamatan