Home / Advertorial

Senin, 26 April 2021 - 18:45 WIB

Jembatan Dondang Kerap Ditabrak, Komisi III DPRD Kaltim Desak Perusahan Tongkang Ganti Rugi

Syafruddin, Anggota Komisi III DPRD Kaltim

Syafruddin, Anggota Komisi III DPRD Kaltim

Kaltimminutes.co, Samarinda – Terkait pembahasan penabrakan tongkang Batu Bara Prima Sakti 06 terhadap jembatan Dondang di Kecamatan Muara Jawa, Kutai Kartanegara (Kukar), pada pukul 23.30 Wita, Selasa 2 Maret 2021 lalu.

Komisi III DPRD Kaltim menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama OPD Pemprov Kaltim dengan pihak PT Anugrah Dondang Bersaudara dan PT Fajar Baru Lines, pada Senin 26 April 2021 di ruang rapat DPRD Kaltim.

Dalam RDP tersebut, anggota Komisi III DRPD Kaltim, Syafruddin mengatakan pembahasan menyangkut penetapan angka ganti rugi yang disebutnya sepihak.

Selain itu, model perbaikan terhadap kerusakan jembatan tidak melibatkan tim ahli asal dari Universitas.

“Mestinya, ada tim ahli UWGM atau Unmul supaya perbaikan kerusakan jembatan Dondang bisa tepat sasaran. Perbaikan kalau kita lihat pondasi hanya seperti di ‘jaket’ saja,” kata Syafruddin.

Menurut Syafruddin, perbaikan jembatan belum terlalu kuat dan kokoh untuk mengantisipasi terjadinya potensi penabrakan kembali jembatan Dondang, Muara Jawa. “Ini yang kami disesalkan,” ucapnya.

Penetapan besaran ganti rugi menjadi sesuatu yang dipertanyakan komisi III.

Baca Juga :  Jalan Poros Tanah Datar Rusak Parah, DPRD Kaltim Ingatkan Daerah Wajib Lakukan Kontrol

Apakah penetapan besaran ganti rugi tersebut sudah dilakulan audit secara investigasi maupun secara independen. “Atau malah asal-asalan?, ini yang menjadi persoalan,” tambah Syafruddin.

Oleh sebab itu, dalam RDP kali ketiga ini, Syafruddin menyebut Komisi III telah merekomendasikan agar adanya efek jera terhadap pelaku penabrakan jembatan Dondang tersebut.

“Salah satunya dari hasil rapat, kita ajukan ke jalur hukum, akan bisa di pidanakan. Kenapa ini dilakukan karena jembatan adalah objek vital.

Kalau terus ditabrak tidak menutup kemungkinan jembatan akan ambruk. Siapa yang bertanggung jawab?,” tegasnya.

Makanya, Syafruddin menyatakan Komisi III mendorong adanya pertanggung jawaban terhadap pelaku penabrakan jembatan bisa ditindak keras dan tegas.

“Kasusnya sama, kok tidak pernah belajar, artinya ada kelalaian. Harus ada tindakan yang berorientasi pada hukum,” ujarnya.

Selain itu, Syafruddin menjelaskan dana ganti rugi yang dialokasikan ini terbagi dalam dua kali penganggaran. Pertama Rp1 Miliar, dan kedua Rp 3 miliar.

“Rp 3 miliar ini ada tambahan dengan memberikan atau menggaransikan 5 persen dari biaya total ganti rugi. Ini sebagai syarat untuk melepaskan kembali ponton itu agar bisa berlayar, dan jika sewaktu-waktu kenbali di tabrak. Meski, kita tidak berharap demikian,” terangnya.

Baca Juga :  Waduh!! Pansus LKPJ Temukan Gedung Baru Bekas SMA Mantan Gubernur Kaltim, Awang Faroek di Tenggarong Mangkrak

Terpisah, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR PERA) Kaltim Irhamsyah menjelaskan, laporan pihaknya terhadap Komisi III DPRD Kaltim ke depannya akan mempresentasikan hasil desain penabrakan jemabatan Dondang yang kedua itu dengan mendatangakan perencana asal ITB.

“Itu lebih berat dibanding yang pertama.Karena ada tiang yang bengkok. Itu yang sedang kita perbaiki,” jelas Irhamsyah.

Sementara pantauan pihaknya, belum ada pergeseran yang berpotensi membahayakan pengendara yang melintas, dan masih bisa di lalui.

“Tapi masih tetap pembatasan kendaraan dimensi 8 ton. Pembatasan ini sampai selesai perbaikan, yang diharuskan selesai tahun ini.

Irhamsyah menegaskan, anggaran perbaikan jembatan Dondang, Muara Jawa itu sepenuhnya bersumber dari pihak swasta. “Tidak ada dari APBD Kaltim,” katanya. (Advertorial)

Share :

Berita Terkait

Advertorial

Peletakan Batu Pertama IKN Segera Dilakukan, Makmur HAPK Ingatkan Pembangunan Kualitas SDM Kaltim

Advertorial

Kasus Covid-19 di Kaltim Terus Melandai Pasca Lebaran, Dewan Minta Warga Tetap Perhatikan Protokol Kesehatan

Advertorial

Jaga Silaturahmi, Wakil Ketua DPRD Kaltim Gelar Buka Puasa Bersama Dengan Wartawan, Ini Pesannya
Anggota DPRD Kaltim, Sutomo Jabir/infobenua.id

Advertorial

Antisipasi Lonjakan Pasien di RS Utama, Sutomo Jabir Minta Pemprov Perhatikan Puskesmas di Daerah

Advertorial

Pantau Situasi Kota Samarinda, Andi Harun Bersama Jajarannya Lakukan Gowes

Advertorial

Eratkan Silaturahmi, Pemkot dan DPRD Samarinda Buka Puasa Bersama, Ini Pesan Andi Harun

Advertorial

Patuhi Aturan Pusat, Ketua DPRD Kaltim Tidak Gelar Open House Saat Lebaran

Advertorial

Dihadiri Puluhan Warga, Ely Hartati Rasyid Gelar Sosialisasi Perda di Tepian Pandan Kukar