Home / Advertorial

Kamis, 27 Mei 2021 - 13:33 WIB

Ketua DPRD Kaltim Minta Pusat Perhatikan Infrastruktur Seluruh Daerah Kaltim, Bukan Hanya IKN dan Penyangga

Makmur HAPK, Ketua DPRD Kaltim

Makmur HAPK, Ketua DPRD Kaltim

Kaltimminutes.co, Samarinda – Makmur HAPK, Ketua DPRD Kaltim menekankan adanya pemerataan pembangunan seiring dengan pembangunan IKN di Kaltim.

Sebagaimana diketahui, Kementerian Perhubungan RI dan Pemprov Kaltim, melakukan pembahasan transportasi cerdas yang akan dibangun di IKN baru, dan beberapa daerah penyangga.

Mulai dari peningkatan bandara dan pelabuhan, jalur kereta api penumpang pun diwacanakan akan dibangun seiring berpindahnya IKN ke Kaltim.

Namun, wacana pembangunan infrastruktur transportasi IKN dan daerah penyangga ini pun dikhawatirkan menimbulkan rasa iri bagi daerah-daerah lain di Bumi Mulawarman.

Hal ini dikatakan Makmur HAPK saat dihubungi Selasa (26/5/2021).

Baca Juga :  Rekomendasi Dewan Terkait LHP BPK RI, Walikota Samarinda: Semua Saran Konstruktif

“Jangan sampai hanya fokus pada pembangunan infrastruktur di IKN semata,” ucap Makmur

“Seharusnya infrastruktur seluruh wilayah di Kaltim ini mendapat perhatian khusus lah dari pemerintah pusat, seiring dengan pemindahan IKN,” terangnya.

DPRD Kaltim menekankan perbaikan jalan rusak yang ada di beberapa daerah Bumi Mulawarman.

Kondisi jalan yang baik diharap bisa berimbas pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Jalannya harapan kami diperbaiki, Kubar kami sering koordinasikan ke balai dan provinsi. Jangan sampai jalan di lokasi IKN mulus, namun saat kita ke Kutai Barat jalannya memperihatinkan,” lanjutnya.

Mantan Bupati Berau ini, menegaskan jalan-jalan yang menjadi kewenangan pusat agar segera direalisasikan perbaikan melalui Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN).

Baca Juga :  PTM Digencarkan Pemkot Samarinda, Komisi IV Ingatkan Jaminan Kesehatan Guru Mesti Diperhatikan

“Yang mana kewenangan pusat kami serahkan ke BBPJN,” imbuhnya.

Termasuk jalan-jalan rusak yang kemenangannya dimiliki provinsi, agar juga melakukan perbaikan.

Tahun 2020 lalu, jalan provinsi mencapai sepanjang 895 kilometer.

Dari angka itu, jalan dengan kondisi baik hanya 69,7 persen.

Jalan dengan kondisi baik mencapai kurang lebih 408 kilometer, kondisi sedang 216 kilometer, kondisi rusak dan ringan mencapai 101 kilometer, dan kondisi rusak berat mencapai 196 kilometer. (Advertorial)

Share :

Berita Terkait

Advertorial

Pengelolaan Sampah, Pemkot Siapkan TPA Baru Tahun Depan

Advertorial

Gelar Reses, Suriani Tampung Aspirasi Warga Sambutan Soal Penanganan Banjir hingga Semenisasi Jalan

Advertorial

Polder Air Hitam Berpotensi Jadi Destinasi Wisata, Komisi III DPRD Samarinda Usulkan Anggaran Pengembangan Fasilitas di APBD 2022
Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun saat melaksanakan kegiatan sosialisasi Perda di Samboja, Minggu (7/3/2021) kemarin.

Advertorial

Jalankan Program Sosialisasi Perda, Muhammad Samsun Ingin Masyarakat Tahu Tentang Pajak Daerah

Advertorial

Kaltim Jadi IKN, Pemkot Samarinda Diingatkan Bersiap Diri, Bangun Daerah Permukiman Bagi Golombang Migrasi ke Kota Tepian

Advertorial

Perjuangkan Prosi 20 Persen Anggaran, Ketua DPRD Kaltim Minta Pemprov Perhatikan Kualitas Pendidikan

Advertorial

Di Rakor Penanganan Banjir, Andi Harun Beri Prioritas untuk Tiga Lokasi Ini
Ilustrasi banjir/ IST

Advertorial

Antisipasi Banjir, Pemkot dan Pemprov Tinjau dan Data Jumlah Bangunan di Sekitar Sungai