Home / Advertorial

Senin, 4 Oktober 2021 - 15:00 WIB

Komisi I DPRD Samarinda Dukung Langkah Pemkot Tertibkan PKL Bandel, Tapi Butuh Kebijaksaan Pemerintah Terkait Tempat Relokasi

Joha Fajal, Ketua Komisi I DPRD Samarinda

Joha Fajal, Ketua Komisi I DPRD Samarinda

Kaltimminutes.co, Samarinda – Demi menegakan Peraturan Daerah (Perda) 41 Tahun 2004, tentang PKL di Samarinda, Pemkot kian serius melakukan penertiban.

Pemkot Samarinda, terus berupaya menertibkan para pedagang kali lima yang membandel di Kota Tepian.

Seperti lapak-lapak PKL yang ada di Tepian Mahakam, Jalan R.E. Martadinata, juga PKL yang ada di Tepian Mahakam seberang Kantor Gubernur Kaltim, dan Polder Air Hitam, Jalan AW Syahranie.

Para PKL itu bahkan dengan terang-terangan berjualan di lokasi yang tidak diperuntukan bagi para pedagang.

Joha Fajal selaku Ketua Komisi I DPRD Samarinda memberikan dukungan kepada Pemkot Samarinda untuk melakukan penertiban kepada PKL yang bandel.

Baca Juga :  Enam Daerah Wacanakan Pemekaran DOB, Samsun: Bisa Berikan Dampak Positif ke Masyarakat

Hanya saja, menurutnya pemerintah kota juga mesti melakukan pembinaan dan perhatian kepada para PKL.

“Memang harus duduk dengan satu meja antara pemerintah dengan PKL. Untuk membahas solusi terbaik seperti apa,” kata Joha Fajal, dikonfirmasi media ini Senin (4/10/2021).

Berdasarkan Perda 41/2004, para PKL yang berjualan terlebih dahulu mesti mengantongi izin dari pemerintah kota.

Jika tidak memiliki izin, pemkot didukung melakukan penertiban. Namun, juga diperlukan kebijaksaan untuk merelokasi PKL itu di tempat yang dipilihkan pemerintah.

Baca Juga :  Warga Diminta Bersabar, Wakil Ketua DPRD Kaltim Ungkap Perbaikan Jalan Tanah Datar Butuh Waktu Tiga Tahun

“Kadang-kadang pemerintah itu memberikan tempat namun belum tentu sesuai dengan keinginan pelaku usaha. Itu menjadi suatu hal yang agak sulit saat ini,” imbuhnya.

Joha Fajal mengimbau kepada para PKL agar tidak berjualan di sembarang tempat.

Harapannya, warga juga dapat terlibat mewujudkan Samarinda sebagai kota yang lebih tertata dan indah.

“Makanya yang diutamakan itu adalah dengan melihat keinginan dari sisi pedagang itu apa. Kalau persoalan tempat memang agak sulit,” tuturnya. (advertorial)

Share :

Berita Terkait

Advertorial

Warga Diminta Bersabar, Wakil Ketua DPRD Kaltim Ungkap Perbaikan Jalan Tanah Datar Butuh Waktu Tiga Tahun

Advertorial

Samarinda Terapkan Parkir Berlangganan, Komisi II Yakin Bakal Tingkatkan Pendapatan Daerah

Advertorial

Polisi Berhasil Bongkar Praktik Prostitusi Online di Samarinda, Afif Rayhan Harun: Masyarakat Harus Pro Aktif

Advertorial

Komisi III DPRD Samarinda Panggil OPD dan PT PHM, Bahas Persoalan Truk Mengantre Solar hingga Makan Badan Jalan

Advertorial

Kaltim Silpa Rp2,95 Triliun, DPRD Kaltim Minta Pemprov Evaluasi OPD Gagal Jalankan Program

Advertorial

Reses di Sungai Kapih, Markaca Serap Aspirasi Warga Soal Perbaikan Jalan dan Gorong-gorong, Janji Usulkan ke Pemkot Samarinda

Advertorial

Dihadiri Puluhan Warga, Ely Hartati Rasyid Gelar Sosialisasi Perda di Tepian Pandan Kukar

Advertorial

Komisi I Duga Banyak Aset Bergerak Masih Dikuasai Pejabat yang Sudah Pensiun, Pansus Segera Cek Data di BPKAD Samarinda