Home / Advertorial

Kamis, 25 Maret 2021 - 09:16 WIB

Rencana DOB Samarinda Seberang, Jahiddin Tegaskan Masih Kekurangan Syarat Jumlah Kecamatan

Jahiddin, Ketua Komisi I DPRD Kaltim

Jahiddin, Ketua Komisi I DPRD Kaltim

Kaltimminutes.co, Samarinda – Lama tidur, isu pemekaran daerah otonomi baru (DOB) Samarinda Seberang kembali bergulir.

Isu daerah pemekaran ini turut direspon oleh Komisi I DPRD Kaltim.

Jahiddin, Ketua Komisi I DPRD Kaltim mengungkap kebutuhan administrasi DOB Samarinda Seberang belum sepenuhnya memenuhi syarat.

Pasalnya, Samarinda Seberang saat ini hanya memiliki 3 kecamatan, yakni Kecamatan Samarinda Seberang, Loa Janan Ilir, Palaran.

“Kalau kecamatan, saya kira belum terpenuhi. Tapi ada mekanisme lain kalau itu suatu kendala, maka akan ditentukan dengan UU No 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah,” jelas Jahidin, Selasa (23/3/2021) lalu.

Sesuai aturan, syarat kebutuhan pemekaran kabupaten atau kota sekurang-kurangnya memiliki lima kecamatan.

Demikian untuk pemekaran provinsi yang sekurang-kurangnya harus ada lima kabupaten atau kota.

“Kalau saya hitung-hitung masing kurang kecamatannya disana, berarti belum memenuhi syarat,” paparnya.

Baca Juga :  Masih Gunakan Sistem Zonasi, Dewan Minta Mekanisme PPDB 2021 Diperjelas

Meski belum memenuhi syarat dari sisi jumlah kecamatan. Jahiddin menegaskan Palaran dan Loa Janan Ilir masih bisa dimungkinkan menjadi dua kecamatan di masing-masing daerah.

Sehingga kekurangan syarat kecamatan bisa diajukan pemekaran kecamatan.

“Berpeluang terkait persyaratan kecamatan itu, masih bisa diusahakan. Tapi tentu saja ini harus dengan persetujuan Wali Kota Samarinda, Andi Harun,” ungkapnya.

Politisi PKB itu menambahkan, pemprov dan DPRD Kaltim sebagai penyelenggara daerah yang tidak terpisahkan. Pada prinsipnya sangat mendukung pemekaran ini.

“Tetapi yang paling penting itu prosedurnya harus ditempuh melalui Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terlebih dahulu. Tim DOB pemekaran harus ke DPRD kota bersama wali kota Samarinda. Kalau tahapan itu sudah dilaksanakan maka akan naik ke tingkat provinsi,” urainya.

Baca Juga :  Hadi Mulyadi Bantah Dirinya Terjangkit Covid-2019 Lewat Rekaman Video

Lanjut dia lagi, di tingkat provinsi juga akan ada kesepakatan antara Pemprov dengan DPRD Kaltim. Jadi ini merupakan tahapan rekomendasi agar adanya pemekaran DOB.

“Intinya kalau itu keinginan masyarakat maka kita mendukung saja,” katanya.

Disinggung apakah sudah ada pertemuan antara tim pemekaran DOB Samarinda Seberang dengan pihak DPRD Kaltim. Jahidin mengungkapkan bahkan di priode lalu dirinya pernah menerima tim tersebut.

“Di periode ini, sudah ada perwakilannya yang menemui saya. Saat itu, saya sarankan untuk menyelesaikan terlebih dulu ditingkat kota baru sampaikan ke provinsi,” bebernya.

Jika sudah ada penyelesaian dari Pemkot dan DPRD Samarinda dan telah memberikan persetujuan, maka akan ditindaklanjuti lagi ke tingkat provinsi.

“Tahapan-tahapan inilah yang akan diajukan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri),” pungkasnya. (rkm//)

Share :

Berita Terkait

Advertorial

Eratkan Silaturahmi, Pemkot dan DPRD Samarinda Buka Puasa Bersama, Ini Pesan Andi Harun

Advertorial

Isi Kekosongan, Jawad Sirajuddin Dipercaya Jadi Ketua Badan Pembentukan Perda DPRD Kaltim

Advertorial

Pengelolaan Sampah, Pemkot Siapkan TPA Baru Tahun Depan
Andi Harun dalam salah satu sidang paripurna di DPRD Samarinda/ IST

Advertorial

Walikota Hadiri Sidang Paripurna di Dewan, Realisasi Anggaran Dinas PUPR Capai 90 Persen
Ilustrasi banjir/ IST

Advertorial

Antisipasi Banjir, Pemkot dan Pemprov Tinjau dan Data Jumlah Bangunan di Sekitar Sungai
Ely Hartati Rasyid, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Jumat (12/2/2021)/Ho

Advertorial

Kasus Covid-19 Melandai, DPRD Kaltim Terus Ingatkan Protokol Kesehatan dan Jangan Sombong

Advertorial

Jaga Silaturahmi, Wakil Ketua DPRD Kaltim Gelar Buka Puasa Bersama Dengan Wartawan, Ini Pesannya

Advertorial

Dihadiri Puluhan Warga, Ely Hartati Rasyid Gelar Sosialisasi Perda di Tepian Pandan Kukar