Home / Advertorial

Rabu, 24 November 2021 - 23:33 WIB

RS Kopri Dibangun di Lokasi Terdampak Banjir, Komisi III Minta Pemkot Samarinda Jeli Berikan Izin Bangunan

Jasno, Anggota Komisi III DPRD Samarinda

Jasno, Anggota Komisi III DPRD Samarinda

Kaltimminutes.co, Samarinda – Proyek Rumah Sakit Korpri di kompleks GOR Madya Sempaja Samarinda, terus dikebut pengerjaannya.

Sesuai target provinsi, fisik gedung RS Korpri ditarget rampung pada akhir Desember tahun ini.

Hanya saja, hingga saat ini dampak lingkungan yang disebabkan pembangunan RS Korpri terus dipertanyakan.

Pasalnya, rumah sakit tiga lantai ini dibangun di lokasi terdampak banjir.

Jasno, Anggota Komisi III DPRD Samarinda, menyampaikan penolakan pembangunan fasilitas kesehatan itu.

Terlebih, izin pembangunan di sekitaran Stadion GOR Sempaja oleh Pemprov Kaltim itu masih abu-abu.

Baca Juga :  Hasil Pemeriksaan, BPK Kaltim Temukan Kebocoran Duit Pendapatan PI 10% Bocor Rp 37 Miliar, Kemana?

“Teman-teman DPRD juga ada pro dan kontra. Mestinya pemerintah provinsi bisa memberikan contoh yang baik. Harus diurus dulu izinnya,” kata Jasno, Rabu (24/11/2021).

Dirinya menilai, Pemprov Kaltim juga membuat kajian, apakah daerah tersebut cocok dibangun rumah sakit atau tidak. Musabab kawasan itu masuk daerah langganan banjir.

“Saya sebagai wakil rakyat tidak mendukung pembangunan rumah sakit Kopri di kawasan itu. Silahkan dibangun di tempat lain yang memang bukan kawasan banjir,” paparnya.

“Tanah pemprov banyak kok. Masyarakat juga banyak protes ke kami, artinya ini juga harus saya sampaikan,” sambungnya.

Baca Juga :  PT Jasa Marga Segera Siapkan Rambu Lalu Lintas Tol Balsam, Seksi 1 dan 5 Ditarget Rampung Jelang Idulfitri

Dirinya meyakini tidak dalam upaya menghalang-halangi pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah provinsi.

Namun, infrastruktur itu tidak dibangun di daerah langganan banjir, lantaran pasti akan berdampak di waktu mendatang.

“Kalau kawasan banjir dibuat rumah sakit dan lain-lain, ini menjadi pertanyaan juga. Kami mendorong pemerintah kota juga harus jeli memberikan izin. Kalau memang dianggap melanggar, ya tidak usah dikeluarkan surat izinnya,” pungkasnya. (advertorial)

Share :

Berita Terkait

Advertorial

Dihadiri Puluhan Warga, Ely Hartati Rasyid Gelar Sosialisasi Perda di Tepian Pandan Kukar
Wali Kota Samarinda Andi Harun didampingi Kadinkes Kota Samarinda bersama Kapolresta Samarinda saat tinjau pelaksanaan vaksinasi massal Covid-19, Sabtu (26/6/2021)

Advertorial

Vaksinasi Massal Covid-109 di Buddhist Centre Samarinda, Andi Harun Pantau Langsung 

Advertorial

UMK Samarinda Naik Kurang dari 1 Persen, Kondisi Pandemi UMK Dinilai Cukup Proporsional

Advertorial

Wawali Samarinda Terima Aspirasi dari Kalangan Tenaga Kerja Sosial 

Advertorial

Apresiasi Kerja FKPM, Wakil Ketua DPRD Samarinda Sebut FKPM Berperan Ciptakan Situasi Kondusif Masyarakat
Walikota Samarinda saat hadir dalam agenda virtual meeting yang salah satunya membahas revitalisasi Citra Niaga/ IST

Advertorial

Kawasan Perdagangan di Samarinda Dibenahi, Sayembara Design Wajah Baru Citra Niaga Bakal Dibuat

Advertorial

Pemkot Samarinda Canangkan Penerapan Aplikasi PeduliLindungi di Lingkungan OPD, Komisi I Beri Dukungan

Advertorial

Reses di Sungai Kapih, Markaca Serap Aspirasi Warga Soal Perbaikan Jalan dan Gorong-gorong, Janji Usulkan ke Pemkot Samarinda