Home / Politik

Sabtu, 3 Desember 2022 - 20:40 WIB

Aksi Penolakan Kedatangan Anies di Aceh, Polisi Bubarkan Pengunjuk Rasa

Aksi penolakan kedatangan Anies Baswedan ke Aceh di Bundaran Lambaro, Aceh Besar / HO

Aksi penolakan kedatangan Anies Baswedan ke Aceh di Bundaran Lambaro, Aceh Besar / HO

Kaltimminutes.co – Kedatangan Bakal Calon Presiden dari Partai NasDem, Anies Baswedan ke Aceh mendapatkan penolakan dari sekelompok orang.

Sekelompok orang ini tergabung dalam aliansi milenial cinta demokrasi melakukan aksi penolakan Anies ke Aceh di Bundaran Lambaro, Aceh.

Namun aksi sekelompok ini dibubarkan oleh aparat kepolisian dan garda Partai NasDem.

Salah seorang dari kelompok ini ditahan lantaran dianggap sebagai provokator.

Peserta yang tergabung dalam aliansi milenial cinta demokrasi itu awalnya mencoba menghadang rombongan Anies Baswedan yang tengah bergerak dari Bandara Sultan Iskandar Muda ke Masjid Raya Baiturrahman, pada Jumat (2/12).

Baca Juga :  Sebut Apri Kader PDIP, Safaruddin Akan Presentasikan Nama Erwin-Apri ke DPP, Jalan Usungan di Pilwali Samarinda

Dalam aksinya, mereka membawa spanduk yang bertuliskan penolakan terhadap Anies Baswedan.

Melihat hal itu, garda pemuda Nasdem dan polisi langsung melakukan sterilisasi dan mengusir pengunjuk rasa.

Untuk menghindari gesekan antara pengunjuk rasa dan garda pemuda Nasdem, polisi akhirnya membubarkan pengunjuk rasa. Kemudian, satu diantaranya diamankan polisi.

Kasat Intelkam Polresta Banda Aceh Kompol Suryo Sumantri Darmoyo membenarkan bahwa pihaknya bersama kader Nasdem membubarkan aksi tersebut.

Menurutnya pembubaran itu lantaran peserta aksi tidak mengantongi izin dari aparat kepolisian dan untuk menghindari bentrokan antara kader Nasdem dan peserta aksi.

Baca Juga :  30 Ribu Kader dan Simpatisan Partai Gelora Kaltim Siap Menangkan Zairin-Sarwono di Pilwali Samarinda

“Orasi yang dilakukan oleh Aliansi Milenial Cinta Demokrasi tersebut tanpa izin dan tidak mengindahkan imbauan dari pihak kepolisian,” kata Suryo Sumantri dalam keterangannya, Sabtu (3/12).

Suryo Sumantri mengatakan pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap salah satu peserta aksi tersebut.

Namun setelah dimintai keterangan, peserta aksi yang diperiksa terkait langsung dipulangkan.

“Setelah dimintai keterangan dan menghindari amukan dari kader partai Nasdem, peserta aksi tersebut dilepaskan kembali,” ujarnya.

(*) 

Share :

Berita Terkait

Politik

Massa Kampanye Rapat Umum Dibatasi 100 Orang, Bawaslu Kaltim Khawatir Sulit Terjadi

Politik

Bersiap Menangkan Andi Harun-Rusmadi, Kader PKS Sosialisasi dari Rumah ke Rumah

Politik

Kisruh di Komisi III DPRD Samarinda, Muhammad Samsun Beri Dukungan ke Angkasa Jaya

Politik

Paslon Peserta Pilkada Dilarang Masukan Foto Presiden dan Wakil Presiden Dalam APK, Ini Penjelasan Ketua KPU Samarinda

Politik

Batal Mendaftar Calon Ketua Golkar Kaltim, Isran Noor Akan Diminta Jadi Ketua Dewan Pertimbangan

Politik

Belum Ada Calon Diusung ke Pilwali Samarinda, Golkar Baru Akan Ajukan Nama ke DPP Setelah Ada Hasil Survei

Politik

Bawaslu Sosialisasi ke Media Masa, Berharap Bantu Menyebarkan Pilkada dan Tingkatkan Partisipasi Pemilih

Politik

Pilwali Balikpapan, Rahmad Mas’ud Berpotensi Lawan Kotak Kosong, RM: Alhamdullilah, Kami Jalani