Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Ragam

Antisipasi Bencana Alam Jelang Natal dan Tahun Baru, Wali Kota Andi Harun Pimpin Apel Kesiapsiagaan Banjir dan Tanah Longsor

30
×

Antisipasi Bencana Alam Jelang Natal dan Tahun Baru, Wali Kota Andi Harun Pimpin Apel Kesiapsiagaan Banjir dan Tanah Longsor

Sebarkan artikel ini
Apel kesiapsiagaan bencana banjir dan tanah longsor jelang Natal dan Tahun Baru

Kaltimminutes.co, Samarinda — Wali Kota Samarinda, Andi Harun hadir menjadi pembina apel kesiapsiagaan bencana banjir dan tanah longsor.

Apel kesiapsiagaan ini digelar di Lapangan Parkir Balaikota Samarinda pada pada Kamis (21/12/2023) pagi.

Example 300x600

Dalam pidatonya  Andi Harun menegaskan komitmen pemerintah dalam menghadapi Natal 2023 dan Tahun Baru 2024. kesiapsiagaan terhadap bencana alam, khususnya banjir, kebakaran, dan tanah longsor.

“Kita harapkan bisa melalui masa tahun baru dan kegiatan Natal dalam keadaan aman dan kondusif,” kata Andi Harun.

Ia mengatakan bahwa akan melibatkan  peran semua pihak, termasuk masyarakat, TNI, Polri, dan pemerintah daerah, untuk bersatu padu menjaga keamanan dan kenyamanan dalam setiap event, termasuk Natal dan Tahun Baru.

“Kerja sama adalah kunci untuk menjadikan Samarinda daerah yang kondusif, aman, dan nyaman,” tambahnya.

Ia mengacu pada persoalan banjir, kebakaran, dan tanah longsor yang masih menjadi tantangan di Kota Samarinda. Pihaknya menekankan perlunya penanganan terencana, terintegrasi, dan berbasis karakteristik geologi serta lingkungan. Pemerintah berkomitmen mengurangi risiko bencana dengan melibatkan semua pemangku kepentingan.

Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 400.6.3/6940/BAK perihal peningkatan  kesiapsiagaan menjelang Natal 2023 dan Tahun Baru 2024. Ada beberapa poin penting disampaikan, seperti peningkatan kesiapsiagaan Satpol PP dan Linmas, peran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, serta tugas BPBD dalam memetakan potensi bencana.

Terkait peristiwa banjir dan tanah longsor pada 16 Desember 2023, Wali Kota menekankan kesadaran akan kurangnya kesiapsiagaan. Informasi dari BMKG yang memprediksi musim hujan hingga Maret 2024 menjadi perhatian utama.

“Apel kesiapsiagaan diharapkan mempermudah koordinasi lintas sektoral dan melibatkan semua pihak, termasuk instansi, relawan, dunia usaha, akademisi, media, dan stakeholder,”tuturnya.

Dengan penekanan pada perencanaan terpadu, terukur, dan terstruktur, ia berharap kegiatan apel kesiapsiagaan ini dapat membawa manfaat signifikan dalam penanggulangan bencana di Kota Samarinda. Semua ini bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga yang merayakan Natal dan malam pergantian tahun 2023-2024.

“Semoga kegiatan ini bermanfaat untuk kita semua,” tutupnya.

(*)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *