Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Ragam

Bagun Sinergitas Polri dengan Masyarakat, Polda Kaltim Gelar Focus Group Discussion Bersama Lembaga Adat dan Paguyuban Suku

30
×

Bagun Sinergitas Polri dengan Masyarakat, Polda Kaltim Gelar Focus Group Discussion Bersama Lembaga Adat dan Paguyuban Suku

Sebarkan artikel ini
Focus Group Discussion (FGD) digelar Polda Kaltim bersama Lembaga Adat dan Paguyuban Suku se-Kalimantan Timur

Kaltimminutes.co, Samarinda – Focus Group Discussion (FGD) digelar Polda Kaltim bersama Lembaga Adat dan Paguyuban Suku se-Kalimantan Timur di Hotel Platinum Balikpapan, Rabu (7/12/2022).

Tema yang diusung dalam FGD tersebut yakni “Peran Lembaga Adat Dan Paguyuban Suku Dalam Mendukung Tugas Polri Untuk Menjaga Harkamtibmas di Wilayah Hukum Polda Kaltim”.

Example 300x600

Pada pelaksanaan Focus Group Discussion turut dihadiri Wakapolda Kaltim Brigjen Pol Drs. Mujiyono, Karoops Polda Kaltim Kombes. Pol. Frans Barung Mangera. , Dirbinmas Polda Kaltim Kombes Pol Anggie Yulianto Putro, serta Ketua Lembaga Adat dan Paguyuban Suku se-Kaltim.

FGD tersebut bertujuan untuk membangun sinergitas Polri dengan Masyarakat dalam rangka menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif di Kalimantan Timur, jadi diperlukan saran, masukan dan pendapat dari para Lembaga Adat dan Paguyuban Suku.

“Disini kami mengajak diskusi bersama semua Lembaga Adat dan Paguyuban Suku se Kalimantan Timur yang hadir diacara kali ini untuk memberikan pengetahuan tentang nilai kebangsaan, keagamaan, gotong royong serta rasa persatuan dan kesatuan yang terkandung didalam Pancasila,” jelasnya.

Pihaknya juga meminta dukungan kepada seluruh Lembaga adat dan paguyuban suku se- Kaltim untuk bersama polri menjadi garda terdepan membangun kebersamaan, mensukseskan pembangunan Ibukota Negara Nusantara yang aman, lancar, tertib, adil, dan berintegritas.

Mengakhiri sambutan Kapolda mengajak seluruh Lembaga adat dan paguyuban suku se- Kaltim untuk sepakat menolak segala jenis perbuatan ujaran kebencian, hoax, dan provokasi yang memecah belah masyarakat menjelang tahun politik 2024 mendatang.

“Oleh karena itu kepada seluruh Lembaga adat dan paguyuban suku se- Kaltim agar saling menghormati dan menghargai antar pemeluk agama, paguyuban, dan lembaga adat,” katanya.

Serta senantiasa mengedepankan kepentingan bangsa dan negara daripada kepentingan kelompok atau golongan tutup Wakapolda Kaltim Brigjen Pol Drs. Mujiyono. (*)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *