Kaltimminutes.co, Samarinda – Dewan Pimpinan Daerah Partai Nasional Demokrat (DPD Nasdem) Samarinda masih menunggu hasil rekomendasi pusat terkait kandidat yang akan diusung menjadi calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota untuk Pilwali Samarinda 2020.
Sebanyak 10 dari 17 kandidat yang telah diseleksi oleh DPD Nasdem Samarinda telah diajukan ke DPP Partai Nasdem.
10 kandidat itu terdiri dari 5 nama bakal calon Wali Kota dan 5 Wakil Wali Kota. Salah satu diantaranya adalah Saefuddin Zuhri.
Ditemui di kantornya, Selasa (4/2/2020) pagi, Zuhri sapaan akrabnya menanggapi soal peluang terpilihnya ia diusung oleh partai yang juga menjadi naungannya. Diketahui Zuhri saat ini masih menjabat sebagai Bendahara DPW Partai Nasdem Kaltim.
“Siapapun bisa diusung dari DPP, saat ini masih masuk di ranah DPW dan DPP. Mereka masih survei kepada 10 calon, termasuk saya,” katanya.
Dikatakan Zuhri, DPP Partai Nasdem telah menjalin komunikasi dengan partai lain untuk membangun koalisi. Dirinya pun siap mundur dari jabatan anggota DPRD Provinsi Kaltim jika nanti akan terpilih oleh partai.
“Kalau keputusan partai ditunjuk ya mundur karena aturannya harus begitu, kalau tidak ya gak masalah,” ucapnya.
Mengenai pasangan, Zuhri akui telah melakukan komunikasi politik ke berbagai tokoh, baik yang belum berdampingan maupun yang sudah deklarasi.
“Kalau sinyal bergandengan ada, tapi yang namanya partai ya ditunggu saja,” tuturnya.
Nantinya, DPP Partai Nasdem akan mengeluarkan 2 nama yang akan didukung untuk maju dalam kontestasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) Samarinda 2020.
Dari 10 nama yang diajukan, semua sama-sama memiliki peluang untuk diusung Partai Nasdem. Mereka adalah Andi Harun, M. Barkati, Saefuddin Zuhri, Viktor Yuan dan Ridwan Tassa, sebagai calon Wali Kota. Sedangkan 5 lainnya adalah calon Wakil Wali Kota, yakni Apri Gunawan, Sri Lestari, Yoyok Setiawan, Joha Fajal dan Markus Taruk Allo. (rkm//)
















