Home / Ragam

Sabtu, 12 Februari 2022 - 12:09 WIB

Cium Bendera Merah Putih, Napi Terorisme di Lapas Klas IIA Samarinda Berikrar Setia Pada NKRI

La Olani napi terorisme saat melakukan ikrar mencium bendera merah putih menyatakan kesetiaannya pada NKRI. (IST)

La Olani napi terorisme saat melakukan ikrar mencium bendera merah putih menyatakan kesetiaannya pada NKRI. (IST)

Kaltimminutes.co, Samarinda – Satu narapidana teroris di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II A Samarinda, Kalimantan Timur menyatakan ikrar setianya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Janji setia untuk kembali kepangkuan ibu pertiwi itu diucapkan langsung oleh Warga Binaan Permasyarakatan (WBP) bernama La Olani pada Kamis (10/2/2022).

Ikrar setia ditandai La Olani dengan mencium bendera merah putih. Pengucapan ikrar ini disaksikan langsung oleh Kalapas Kelas II A Samarinda, Ilham Agung Setiawan dan perwakilan Densus 88, BNPT dan MUI.

Kalapas Kelas II A Samarinda Ilham Agung Setiawan mengatakan, sebelum menyatakan kembali kepada NKRI La Olani telah menjalani program pembinaan deradikalisasi selama 8 bulan.

“Selama menjalankan program pembinaan di Lapas Samarinda yang bersangkutan menunjukan perubahan positif. Kini dia telah kembali dengan mengucap ikrar setianya kepada NKRI,” ucap Ilham saat dikonfirmasi, Sabtu (12/2/2022).

Baca Juga :  Peringati Hari Santri Nasional, Anggota DPR RI dari Fraksi PKB Kompak Sarungan Saat Hadiri Rapat Paripurna

Lebih lanjut Ilham menyampaikan, La Olani merupakan warga binaan Lapas Samarinda pindahan dari Polda Metro Jaya.

“Dia masuk di sini pada Juni 2021 lalu. Alhamdulilah hari ini La Olani menyatakan siap untuk meninggalkan ajaran yang bertentangan dengan setia pada NKRI,” ungkapnya.

Setelah resmi berikrar pada NKRI, nantinya La Olani akan mendapatkan hak-haknya sebagai warga binaan. Di antaranya dapat menerima remisi hingga pembebasan bersyarat.

“Setelah mengucap ikrar ini nantinya akan mendapatkan hak-hak yang bisa diusulkan, seperti mendapatkan remisi ataupun pembebasan bersyarat,” tambahnya.

Selain La Olani, Lapas Klas II A Samarinda sebelumnya juga pernah membina satu narapidana teroris. Pembinaan itu berjalan dengan keberhasilan membawa kembali narapidana tersebut melakukan ikrar setia NKRI.

“Ini adalah warga binaan (Napi Teroris) kami yang kedua. Yang pertama sudah bebas dan sekarang jadi orang yang vokal di media sosial, dan juga menjadi narsum di berbagai kegiatan. Sampai dengan hari ini bisa dianggap berhasil,” kata Ilham.

Baca Juga :  Presiden Turki Erdogan Kecam Joe Biden, Tuduh Negara Barat Perburuk Krisis Ukraina

Sementara itu Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkumham Kaltim melalui Kepala Divisi Pemasyarakatan, Jumadi, dalam kesempatan yang sama juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada tim BNPT dan Kalapas Kelas IIA Samarinda, yang telah berhasil membina warga binaan terorisme tersebut.

Menurutnya, berikrarnya satu narapidana terorisme itu tentu telah melalui sebuah proses yang panjang. Mulai dari assessment, pemantauan, komunikasi hingga akhirnya narapidana tersebut dengan sadar mau berikrar setia pada NKRI.

“Saya juga ingin mengucapkan selamat dan penghargaan kepada saudara La Olani karena telah mengikuti program pembinaan dengan sungguh-sungguh dan telah kembali kepangkuan Ibu Pertiwi dengan mengucapkan Ikrar kesetiaannya terhadap NKRI,” singkatnya.

(*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Soal Putin Akan Hadiri KKT G20 di Indonesia, Begini Tanggapan Ukraina

Ragam

Lama Tak Ada Kabar, Pembangunan Tol Teluk Balikpapan Kembali Dibahas Pemprov Kaltim

Ragam

Jalan-jalan Ramai Meski Sedang Pandemi Covid-19, Wakil Wali Kota Samarinda Beri Pemakluman

Ragam

Meski Akses Umrah Dihentikan Arab Saudi, Travel Agen Tetap Layani Jemaah Berangkat Umrah

Ragam

Penyidik Tak Temukan Unsur Pidana, Polisi Hentikan Penyidikan Kasus Dugaan Cek Kosong yang Menyeret Nama Hasanuddin Masud

Ragam

Terancam Tak Dianggarkan di APBDP, Samsun Sebut Program Tambahan BTT dan Paralimpiade Tak Pernah Disampaikan ke DPRD Kaltim

Ragam

Gencaran Vaksinasi Terus Dilakukan, Pemkot Balikpapan Telah Mencapai Target

Ragam

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,4 Persen, Rizal Ramli Bandingkan dengan Negara yang Tidak Memiliki Sumber Daya Alam Melimpah