Home / Hukrim

Senin, 5 Desember 2022 - 21:31 WIB

Curi Motor di Samarinda, Pasutri Asal Kukar Diamankan Polisi

Ilustasi ditangkap / HO

Ilustasi ditangkap / HO

Kaltimminutes.co, Samarinda – Karena terekam CCTV, aksi pencurian motor yang dilakukan sepasang suami-istri asal Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) bernama Dedy Sofyan (35) dan Ermi Rahmawati (26) berhasil diamankan Polresta Samarinda.

Informasi dihimpun, aksi pencurian itu dilakukan keduanya di Jalan Kadrie Oening, Kelurahan Air Hitam, Kecamatan Samarinda Ulu, pada Jum’at (25/11/2022) lalu.

Dijelaskan, Wakapolresta Samarinda AKBP Eko Budiarto bahwa kronologi awal, bermula saat keduanya tengah melintas di kawasan tersebut dan melihat sepeda motor Honda tipe Vario KT 4420 IG warna merah tengah terparkir dengan kunci motor yang masih menempel.

Tak berpikir panjang keduanya langsung saja menggasak sepeda motor tersebut dan melarikan diri. Apes, aksi keduanya sempat terekam kamera CCTV dan beredar di sosial media.

Baca Juga :  Blak-blakan Makmur HAPK Soal Pergantian Ketua DPRD Kaltim, Lakukan Gugatan Agar Hukum Tak Tajam ke Bawah

“Mereka beraksi berdua dengan berjalan kaki. Saat melihat kunci motor yang masih menempel, keduanya langsung membawa lari motor tersebut,” ucap AKBP Eko Budianto saat menggelar rilis di Polsek Samarinda Ulu, Senin (5/12/2022).

Korban yang mengetahui jika motornya telah raib dicuri, langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Samarinda Ulu untuk ditindaklanjuti. Berbekal rekaman CCTV yang ada, polisi akhirnya berhasil menangkap kedua suami-istri tersebut di Kawasan Palaran pada Jum’at (2/12/2022) lalu.

“Saat itu yang bersangkutan lagi jalan dan diamankan di kawasan Palaran. Keduanya ini merupakan warga Kutai Kartanegara,” ungkapnya.

AKBP Eko Budianto juga mengungkapkan bahwa Dedy Sofyan juga pernah menjalani hukuman penjara selama lima bulan atas kasus penggelapan pada tahun 2009 silam.

Baca Juga :  Diduga Cabuli Gadis Berusia 13 Tahun, Perwira Polisi AKBP M Ditahan Propam Polda Sulsel

“Suaminya inu pernah ditahan lima bulan kasus penggelapan. Kalau istrinya ini belum pernah, ini baru pertama kali. Sepeda motor yang dicuri itu mereka gunakan sehari-hari,” jelasnya.

Bahkan, keduanya juga sempat mengganti plat nomor kendaraan yang mereka curi itu menjadi KT 4105 VV.

“Karena digunakan sehari-hari keduanya juga sempat mengganti plat motornya,” imbuhnya.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, keduanya dijerat Pasal 363 ayat (2) KUH PIDANA tentang pencurian diwaktu malam yang dilakukan oleh dua orang atau lebih untuk sampai pada barang yang diambil.

“Dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara,” pungkasnya.

(*)

Share :

Berita Terkait

Hukrim

Buntut Napi Kabur, Kemenkumham Periksa Plh Kalapas Tangerang

Hukrim

Dalam Persidangan, Dua Terdakwa Akui Perbuatan Memberi Suap di Kasus Korupsi Kutim

Hukrim

Sopir Truk Nekat Palsukan Nopol Kendaraan untuk Isi BBM, Diamankan Polresta Samarina

Hukrim

Emosi Membela Anaknya yang Diduga Dicabuli, Seorang Ayah Malah Dilaporkan Atas Kasus Penganiayaan

Hukrim

Sidang Lanjutan Kasus Korupsi Bupati Kutim Non Aktif Ismunandar, Begini Modusnya

Hukrim

Penyelidikan Terhadap Jaringan Sindikat Vaksin dan PCR Bodong Terus Berlanjut, Satu DPO Masih Diburu Polisi 

Hukrim

Penuhi Panggilan Pemeriksaan KPK, Mardani Maming Sempat Persoalkan Penetapan DPO Terhadap Dirinya

Hukrim

Kasus Pembacokan Lansia, Proses Terus Berjalan, Polisi Tunggu Hasil Observasi