Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Ragam

Di Diskusi Publik IWB, Wartawan Senior Minta Kehumasan Ubah Paradigma Agar Lebih Terbuka pada Media

35
×

Di Diskusi Publik IWB, Wartawan Senior Minta Kehumasan Ubah Paradigma Agar Lebih Terbuka pada Media

Sebarkan artikel ini
Rizal Effendi saat menjadi narasumber di Diskusi publik Ikatan Wartawan Balikpapan

Kaltimminnutes.co, Balikpapan – Humas seringkali dibutuhkan bagi para jurnalis untuk menyampaikan berita yang ada di suatu instansi kepada masyarakat, dengan data yang lengkap dan informatif.

Namun banyak ditemukan kehumasan yang masih perlu dikoreksi agar lebih baik ke depannya, seperti yang disampaikan wartawan senior Rizal Effendi, dalam kegiatan diskusi publik gelaran Ikatan Wartawan Balikpapan (IWB), Sabtu (10/12/22).

Example 300x600

“Humas itu penting, karena tidak semua keterangan disampaikan pimpinan lembaga, maka humas dibutuhkan agar keterangannya kalau pimpina lembaga tidak sempurna dapat disempurnakan oleh humas,” kata wartawan senior, Rizal Effendi.

Menurutnya, paradigma humas lembaga dapat diubah, agar kecepatan informasi, dengan melampirkan foto yang mengandung unsur berita, kepada awak media.

“Humas harus berubah, paradigma para humas harus diubah, sehingga bisa lebih terbuka kepada media dalam berkomunikasi,” ujarnya.

“Dari humas harus menyiapkan data-data yang diperlukan, humas itu harus kreatif, humas dibutuhkan masyarakat maka harus cepat dan, tepat,” katanya.

Rizal mengatakan banyak sekali berita bohong yang beredar di masayarkat, maka humas lah yang harus bergerak cepa untuk menyampaikan kebenarannya kepada publik.

Berkaitan dengan IKN, Rizal juga mengingatkan agar masyarakat jangan sampai terjebak dalam penyebutkan istilah, karena setelah diterbitkan undang-undang. IKN itu adalah Ibu Kota Nusantara.

“Masyarakat butuh data lahan, lowongan kerja, nah IKN ini humasnya baik pemerintah kota, atau provinsi harus menyiapkan itu semua agar masyarakat mengetahui khususnya bagi masyarakat kalimantan Timur,” katanya.

“IKN itu adalah anugerah yang tepat untu Kaltim, karena ada migas, kayu, batu bara, kalau ketiga nya habis kita jadi kota hantu,” tutur Rizal. (*)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *