Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Ragam

Dianiaya Bawahannya dengan Senjata Tajam, Kondisi Prajurit TNI di Balikpapan Mulai Membaik Usai Dirawat

25
×

Dianiaya Bawahannya dengan Senjata Tajam, Kondisi Prajurit TNI di Balikpapan Mulai Membaik Usai Dirawat

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi senjata tajam yang digunakan okunum TNI di Balikpapan untuk menganiaya atasannya / HO

Kaltimminutes.co, Balikpapan – Meski mendapat serangan brutal dari bawahannya berinisial Prajurit Satu (Pratu) K, namun kondisi prajurit TNI dengan pangkat Kopral Dua (Kopda) berinisial A dipastikan dalam keadaan sehat, dan kondisinya berangsur membaik.

Hal itu dijelaskan oleh Komandan Deninteldam VI/Mulawarman, Lefkol CPN Fransiskus Hendra Gunawan. Kata dia, meski mengalami luka serius dibagian kepala, tangan dan punggung, nyawa Kopda A tertolong usai mendapat perawatan.

Example 300x600

“Kondisinya sudah mulai sehat, karena lukanya bukan dibagian vital,” ucap Fransiskus, Rabu (14/12/2022).

Fransiskus menjelaskan, Kopda A saat ini di rawat di RSUD Kanujoso Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim). Ia mendapatkan luka menganga disejumlah bagian tubuhnya usai dibacok Pratu K menggunakan badik pada pekan lalu.

“Punggung dua sabetan, tangan satu, dan kepala satu kali. Kayanya badiknya tajam. Saya aja stress gimana bisa sampai di Bacok kaya gitu,” ucap Fransiskus.

Sementara itu, usai kejadian tersebut, Pratu K saat ini telah di tahan di Pomdam VI/Mulawarman menjalani pemeriksaan.

“Kalau rincinya kejadian dan hukumnya nanti dari Pomdam yang menjelaskan, karena dari kita hanya penyelaman (penyelidikan) dan monitoring aja kalau update di Pomdam,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, awal mula kejadian bermula saat Pratu K bersama beberapa rekannya dihukum oleh korban karena diduga telah melakukan pelanggaran. Diduga pula, bahwa hukuman yang diterima pelaku berupa perlakuan fisik berupa tendangan perut.

Tak terima mendapatkan hukuman berupa tendangan Pratu K kemudian kembali ke barak dan langsung mengambil badik miliknya.

“Saat dia kembali, ternyata komandannya yang tendang dia ini tidak ada. Jadi dia tidak kena, tapi badik itu masih disimpan di badannya,” terangnya.

Tak berselang lama, Komandan lainnya yakni korban Kopda A kembali mengumpulkan Pratu K dan rekan-rekannya untuk menjalani hukuman susulan. Dimana saat itu Kopda A melakukan tendangan ke arah Pratu K, namun oleh K tak terima dan menyerang serta mengejar korban menggunakan badik hingga korban tersungkur.

“Nah saat dikumpulkan kembali, malah korban lah yang kena, sedangkan komandan yang pertama ngumpulin tidak kena,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapendam VI/Mulawarman, Kolonel Inf Taufik Hanif mengatakan atas tindakannya saat ini Pratu K telah diamankan dan menjalani pemeriksaan di Pomdam VI/Mulawarman.

(*)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *