Home / Advertorial

Kamis, 15 September 2022 - 22:48 WIB

Dorong Pemkot Evaluasi Bangunan yang Beralih Fungsi, DPRD Samarinda Sebut Bisa Berdampak Pada PAD

Laila Fatihah, Anggota Komisi II DPRD Samarinda

Laila Fatihah, Anggota Komisi II DPRD Samarinda

Kaltimminutes.co, Samarinda – Banyaknya bangunan yang mengalami alih fungsi tanpa izin turut menjadi sorotan DPRD Samarinda.

Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Laila Fatiha mengatakan bangunan yang dimaksud mengalami perubahan fungsi atau penggunaan yang tidak sesuai dengan perizinannya.

Oleh karenanya Laila Fatiha mendorong agar instansi terkait untuk segera melakukan langkah nyata dalam mengatasi persoalan tersebut.

Laila Fatiha juga meminta agar Pemkot Samarinda khususnya instansi teknis, untuk segera melakukan evaluasi. Khususnya, evaluasi terhadap bangunan yang tidak menyesuaikan fungsi dengan perizinannya.

“Harus distop dulu operasionalnya. Ini bukan jadi rahasia lagi. Tunggu dirazia, baru mengurus izinnya,” kata Laila Fatiha Rabu (14/9).

Baca Juga :  Dorong Peningkatan Sektor Pertanian, DPRD Samarinda Minta Keterlibatan Generasi Muda

Laila Fatiha mencontohkan adanya bangunan yang dalam perizinan merupakan rumah toko atau ruko.

Namun dalam perkembangan selanjutnya, bangunan tersebut malah berubah fungsi menjadi guest house atau kos-kosan.

“Banyak banget. Izinnya ruko malah jadi kos-kosan atau guest house,” ujar Laila Fatiha

Ia menilai jika hal tersebut dibiarkan, maka akan berdampak pada Pendapatan Asli daerah (PAD) Kota Samarinda.

“Hal ini juga patut menjadi perhatian Pemkot Samarinda. Khususnya dalam setoran PAD. Sebab tarifnya pun juga harus disesuaikan,” ujar Laila Fatiha.

“Artinya kalau memang yang dibangun kos-kosan atau guest house, harus disesuaikan juga retribusinya,” lanjutnya

Baca Juga :  Siapkan Strategi Khusus untuk Menjaga Ketersediaan Minyak Goreng, Wali Kota Andi Harun Dorong Perumdam Varia Niaga Ikut Ambil Andil

Laila Fatiha lanjut menyatakan, selain berdampak terhadap setoran PAD yang tidak maksimal, bangunannya pun nantinya dikhawatirkan akan menimbulkan permasalahan di kemudian hari.

Jika pemilik bangunan dibiarkan tidak melakukan penyesuaian sesuai dengan peruntukannya, menurut Laila Fatiha, hal ini justru bisa berdampak fatal.

“Jangan sampai ada kejadian rubuh lagi, baru ditindaklanjuti. Ini saya ada melihat bangunan guest house baru di Jalan Agus Salim. Sepertinya itu dulu ruko. Urusan ini yang tahu kan dari instansi teknis,” ujar Laila Fatiha. (Advertorial)

Share :

Berita Terkait

Advertorial

Rusman Ya’qub Suarakan Peningkatan Coverage Iuran BPJS Kesehatan untuk Masyarakat

Advertorial

Hadiri Kegiatan Pembekalan untuk Pendamping Probebaya, Wali Kota Andi Harun Langsung Beri Pengarahan

Advertorial

DPRD Samarinda Soroti Isu Jukir dan Lapak Liar di Tepian Mahakam, Minta Dishub Tingkatkan Pengawasan

Advertorial

DPRD Kaltim Dorong Ketahanan Pangan di Benua Etam, Harap Peran Petani Milenial 

Advertorial

Bukan Hanya Migas dan Batu Bara, Dewan Akui Kaltim Memiliki Banyak Sumberdaya yang Bisa Dikembangkan

Advertorial

Respon Penghapusan Tenaga Honorer, DPRD Samarinda Usulkan Diangkat Langsung Jadi PPPK

Advertorial

Gelar Reses, Nidya Listiyono Tampung Aspirasi Warga Kelurahan Karang Mumus

Advertorial

Hadapi Pemilu 2024, DPRD Kaltim Mewanti-wanti Terjadinya Politik Uang