Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Advertorial

DPRD Kaltim Dorong Pemprov Kembangkan EBT untuk Capai Target Zero Emisi Karbon

32
×

DPRD Kaltim Dorong Pemprov Kembangkan EBT untuk Capai Target Zero Emisi Karbon

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi II DPRD Kaltim Sapto Setyo Pramono

Kaltimminutes.co — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim) mendorong pegembangan Energi Baru Terbarukan (EBT).

Hal ini untuk dapat mencapai target zero emisi karbon pada 2050. Dorongan ini sebagaiamana disuarakan anggota Komisi II DPRD Kaltim Sapto Setyo Pramono.

Example 300x600

Menurutnya, Kaltim sejatinya memiliki potensi besar untuk memanfaatkan EBT, seperti energi surya, angin, air dan biogas.

Sapto menilai Pemprov Kaltim belum konsisten dalam membuat produk EBT yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

“EBT tidak hanya sebatas pengadaan panel surya yang ditaruh di tempat terpencil. EBT harus meliputi seluruh aspek, mulai dari hulu sampai hilir, dari produksi, distribusi, hingga konsumsi. EBT harus menjadi solusi untuk mengatasi masalah ketahanan energi dan pangan, serta hilirisasi industri,” jelas Sapto.

Sapto mencontohkan, biogas dapat dihasilkan dari limbah sawit yang melimpah di Kaltim.

Biogas dapat digunakan sebagai bahan bakar untuk pembangkit listrik, baik skala rumah tangga maupun industri.

Selain itu, biogas juga dapat mengurangi dampak negatif dari limbah sawit terhadap lingkungan.

“Kalau Kaltim bisa mengolah biogas dari hasil sawit, itu akan menjadi nilai tambah bagi petani dan pengusaha sawit. Mereka tidak hanya menjual tandan buah segar (TBS), tapi juga bisa menjual listrik dari biogas. Ini juga akan menghemat biaya operasional dan meningkatkan pendapatan mereka,” tuturnya.

Sapto berharap pemprov dapat segera menyusun rencana aksi pengembangan EBT yang terukur dan terintegrasi serta meminta pemprov bekerja sama dengan pihak terkait, seperti pemerintah pusat, DPRD, perguruan tinggi, swasta dan masyarakat.

Sapto juga menekankan pentingnya kontinuitas dan konsistensi dalam pengembangan EBT di Kaltim.

Ia menginginkan agar setiap pergantian kepemimpinan tidak mengubah arah dan prioritas EBT yang telah ditetapkan.

“Hal yang menjadi perhatian, tidak boleh gonta-ganti kebijakan EBT setiap pergantian gubernur. Kita harus punya komitmen bersama untuk mewujudkan visi zero emisi karbon di Kaltim,” pungkasnya.

(Advertorial)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *