Home / Advertorial

Rabu, 28 September 2022 - 22:20 WIB

DPRD Samarinda Dukung Pemkot Tekan Kenaikan Inflasi Daerah, Sejauh Ini Belum Ada Harga Barang yang Bergejolak

Ketua DPRD Samarinda, Sugiyono

Ketua DPRD Samarinda, Sugiyono

Kaltimminutes.co, Samarinda – DPRD Samarinda mendukung langkah pemkot dalam menekan angka inflasi pasca kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Dukungan itu disuarakan Ketua DPRD Samarinda, Sugiyono.

“Sudah pasti kami mendukung dan mendorong, agar Pemkot Samarinda bisa terus berupaya semaksimal mungkin (menekan inflasi daerah),” kata Sugiyono saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu.

Dukungan itu bukan tanpa alasan, pasalnya jika sebauh daerah mampu mengendalikan kenaikan angka inflasi, maka akan mendapatkan ganjaran Dana Insentif Daerah (DID) senilai Rp 10 miliar dari pemerintah pusat.

Hal itu bahkan tertuang dalam peraturan Menteri Keuangan (PMK) 134/PMK.07/2022 tentang Belanja Wajib Dalam Rangka Penanganan Dampak Inflasi Tahun Anggaran 2022, dan Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 500/4825/SJ tentang Penggunaan Belanja Tak Terduga dalam rangka Pengendalian Inflasi di Daerah.

Baca Juga :  Ratusan Kilometer Jalan ke Kubar Rusak Parah yang Merupakan Wewenang Pusat, PUPR Kaltim Siap Bantu Jika Diminta

“Apalagi dari pusat ada menjanjikan bonus Rp 10 miliar dalam bentuk DID (Dana Insentif Daerah). Tentu kita akan terus memberikan dukungan,” tambahnya.

Oleh sebab itu, para eksekutif yang terus berupaya mengendalikan angka inflasi akan senantiasa mendapat dukungan dari para legislatif.

Meski seperti yang diketahui, kalau dalam pengendalian inflasi daerah selain menggelontorkan anggaran belasan miliar, pemerintah juga telah meresmikan marketplace Probebaya Mart.

Baca Juga :  Rakerda UKS/M Tahun 2022, Wali Kota Andi Harun Minta Seluruh Sekolah Galakkan Gerakan Sekolah Sehat

Dengan seluruh upaya pemkot tersebut, Sugiyono pun tak menampik bahwa Samarinda masih berada di posisi aman untuk inflasi daerah.

“Sejauh ini saya lihat belum ada harga barang yang bergejolak, kecuali telur. Semuanya normal, kecuali paling tinggi di Pasar Merdeka,” tutup Sugiyono.

Diketahui Pemkot Samarinda gelontoran dana senilai Rp 16,5 miliar dalam bentuk bantuan sosial untuk masyarakat.

Hal tersebut dilakukan guna menunjang daya beli masyarakat ditenngan kenaikan harga BBM.

(Advertorial)

Share :

Berita Terkait

Advertorial

Pemkot Samarinda Tata Ulang Kawasan Citra Niaga, DPRD Samarinda Beri Dukungan

Advertorial

Antrean Truk di SPBU Kerap Dikeluhkan Warga, Komisi III DPRD Samarinda Jadwalkan Sidak ke Lapangan

Advertorial

Anjal dan Gepeng Kerap Menjamur di Samarinda Saat Ramadan, Dinsos Bakal Tingkatkan Pengamanan dan Penanganan

Advertorial

Jangan Terlena dengan PPKM Level 2, Pelaku Usaha di Samarinda Diajak Lebih Kreatif Manfaatkan Platfrom Digital

Advertorial

Isi Kekosongan, Jawad Sirajuddin Dipercaya Jadi Ketua Badan Pembentukan Perda DPRD Kaltim

Advertorial

Perwali Pengelolaan dan Penataan Parkir Akan Segera Disahkan, Pemkot Samarinda Bakal Realisasikan Parkir Non Tunai

Advertorial

Galar Rapat Paripurna, Pansus 1 DPRD Samarinda Bahas Soal Lanjutan Inventarisasi Aset

Advertorial

Hadiri Rakornas Dukung Pembangunan IKN, Wawali Rusmadi Sebut Samarinda Siap Jadi Jantung IKN