Home / Ragam

Kamis, 28 Mei 2020 - 18:43 WIB

Dua Perawat di RSUD AWS Samarinda Dinyatakan Positif Covid-19, Pasien Dengan Kode SMR 39 dan SMR 40

Andi Muhammad Ishak, Kepala Biro Kesra Setprov Kaltim/ Diksi.co

Andi Muhammad Ishak, Kepala Biro Kesra Setprov Kaltim/ Diksi.co

Kaltimminutes.co, Samarinda – Dua perawat yang bekerja di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda dinyatakan positif Covid-19, pada 23 Mei lalu.

Kedua perawat tersebut adalah pasien dengan kode SMR 39 laki-laki 30 tahun dan SMR 40 wanita 30 tahun.

Awalnya, dalam rilis Dinkes Kaltim, keduanya merupakan PDP yang ditetapkan DPJP dan Dinkes Samarinda dengan hasil Rapid test reaktif. Kasus SMD 39 memiliki keluhan demam, batuk, dan pilek. Semua kssus dirawat di Wisma Atlet Kutai Kartanegara.

Namun, pada hari ini Kamis (28/5/2020), keduanya diketahui merupakan perawat di RSUD AWS.

Hal tersebut dibenarkan oleh Andi Muhammad Ishak, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, saat menyampaikan rilis update Covid-19 di Kaltim, via aplikasi Zoom.

“Benar yang bersnagkutan adalah perawat di AWS, ber-KTP Samarinda, namun menetap di Tenggarong,” kata Andi.

Andi juga mengakui, baru menerima laporan detail pekerjaan dari SMR 39 dan SMR 40 pada hari ini. Laporan yang tidak lengkap dari Dinkes Samarinda, membuat Dinkes Kaltim baru dapat menyampaikan info tersebut ke media. Andi menegaskan pihaknya tidak dalam rangka menutupi informasi tersebut.

Baca Juga :  Diupah Rp1 Juta Menjadi Kurir Sabu, Anak Buah Kapal di Samarinda Simpan Barang Bukti Dalam Kemasan Mie Instan

“Sebenarnya, info yang datang ke kami tidak dengan pekerjaannya, kami juga tidak mengetahui pekerjaan yang berdangkutan dari mana, kecuali ada informasi yang didampaikan oleh Dinkes Samarinda,” tegasnya.

Ikuti kami di Instagram:

View this post on Instagram

Ikuti kami, media daring dengan balutan artikel santai . . Follow: @kaltimminutes.co @kaltimminutes.co @kaltimminutes.co

A post shared by Kaltimminutes.co (@kaltimminutes.co) on

Terkait dugaan penyebab penularan kedua perawat ini, Andi menyebut kedua perawat ini sebelumnya mengikuti rapid test massal yang digelar Dinkes Samarinda.

“Ini yang tahu persis adalah Dinkes Samarinda, saat dilakukan rapid test massal di lokasi mana, yang bersangkutan ikut. Informasi ini saya tidak dapat utuh, jadi bisa melakukan konfirmasi ke Dinkes Samarinda,” jelasnya.

Hingga berita ini ditulis, Ismed Kusasih, Plt Kepala Dinas Kesehatan Samarinda, belum memberikan keterangan resmi.

Sementara itu, Dinkes Kaltim juga telah melakukan tracing terhadap kontak yang dilakukan kedua perawat ini. Seluruh rekan kerja hingga pasien yang ditangani keduanya telah dilakukan rapid test hingga swab tes, dengan hasil negatif.

“Rekan kerja dan padien yang ditangani, sudah dilakukan rapid test dan swab, semua negatif,” sambung Andi.

Namun, dua perawat yang merupakan pasangan suami istri ini, diketahui telah menularkan Covid-19 ke sang anak, yang berusia 2 tahun.

“Dilakukan tracing kontak, anaknya juga positif. SMR 41 (laki-laki 2 Tahun) merupakan kasus OTG kontak erat SMD 39 dan 40 yang dirawat di Wisma Atlet Kutai Kartanegara,” pungkasnya. (rkm//)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Tak Lulus Kuliah, Pendiri WhatsApp Sempat Bekerja sebagai Penyapu Lantai hingga Miliki Harta Rp 144 T

Ragam

Tanggulangi Banjir di Simpang Lembuswana, Pemkot Samarinda Akan Lakukan Ini

Ragam

Usai Terima Surat Usulan Pergantian Sebagai Ketua DPRD Kaltim, Makmur HAPK Menggugat ke Mahkamah Partai

Ragam

Selenggarakan Seminar Pendidikan, Kadisdik Serta Wali Kota Samarinda Minta Guru Tingkatkan Kualitas Pendidikan Siswa

Ragam

Ditayangkan Dalam Google Doodle,  Ini Sosok Bu Kasur

Ragam

Rumah Jabatan Ketua DPRD Harus Diserahkan Bulan Ini, Sekwan: Saya yang Bertanggung Jawab

Ragam

Pemerintah Resmi Naikan Harga BBM, Ini Rinciannya

Ragam

Pesawat Tergelincir dan Tabrak Rumah Warga Saat Mendarat di Paniai Papua, Ini Penyebabnya