Home / Advertorial

Senin, 20 November 2023 - 19:32 WIB

Fasilitas Kesehatan di Kukar Masih Minim, DPRD Kaltim Dorong Jadi Perhatian Serius Pemerintah

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim,  Salehuddin

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Salehuddin

Kaltimminutes.co — Fasilitas kesehatan di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur (Kaltim) dinilai masih minim.

Hal ini lantas mendapat sorotan anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Salehuddin.

Salehuddin yang merasa prihatin atas keterbatasan akses kesehatan di wilayah Kukar mendorong agar mendapat perhatian serius dari pemerintah provinsi.

 

 

Salehuddin mengusulkan agar pemerintah membangun rumah sakit baru di sejumlah kawasan di Kukar.

Jika pemerintah belum mampu membangun rumah sakit baru, Salehuddin menyarankan agar memperbanyak ruang inap.

Tujuannya agar bisa melayani kebutuhan layanan kesehatan warga Kukar secara merata.

Baca Juga :  Dua Anggota DPRD Bontang Alami Kecelakaan di Jalur Tol Balsam, Korban Berhasil Selamat

“Minimal, rumah sakit yang ada diperbanyak lagi ruang inapnya. Supaya bisa mengcover peran kesehatan yang selama ini masih dianggap kurang,” ujar Salehuddin.

Salehuddin menilai, rumah sakit maupun fasilitas kesehatan di Kabupaten Kukar sudah tersebar di beberapa wilayah.

Antara lain Rumah Sakit Aji Muhammad Parikesit Tenggarong yang sudah memiliki status tipe B serta beberapa fasilitas kesehatan yang tersebar.

Namun, melihat kondisi RS AM Parikesit Tenggarong, Salehuddin menyatakan masih memiliki keterbatasan. Padahal RS Parikesit Tenggarong merupakan RS yang menjadi rujukan utama di Kukar.

Baca Juga :  Ketua Komisi III DPRD Kaltim Terseret Dugaan Cek Kosong, Golkar Siap Beri Bantuan Hukum

“Kan yang menjadi tantangan adalah ketika Rumah Sakit Parikesit ini penuh dan krodit, karena memang selain di Parikesit, cuma di Samarinda aja rujukan yang dekat dengan Kutai Kartanegara,” jelasnya.

Salehuddin tidak menampik jika sampai saat ini RS Parikesit terus melakukan upaya peningkatan layanan. Termasuk penambahan ruang inapdemi memenuhi kebutuhan sebagai RS rujukan.

“Sekarang lagi progress. Kenapa, karena ini menyangkut proses rujukan dari beberapa Rumah Sakit maupun Puskesmas di Kutai Kartanegara, itu kan larinya ke Parikesit,” pungkasnya.

(Advertorial)

Share :

Berita Terkait

Advertorial

Hadapi Pemilu 2024, DPRD Kaltim Mewanti-wanti Terjadinya Politik Uang

Advertorial

Tekan Inflasi Selama Ramadan, Dewan Samarinda Dorong Pemkot Giat Lakukan Sidak Ketersediaan Bahan Pokok

Advertorial

Soal Penerapan Sistem Zonasi, DPRD Samarinda Sebut Pemetaan Tenaga Pendidik Juga Perlu Diperhatikan

Advertorial

Hadiri Musda Pengurus Muhammadiyah Samarinda ke-10, Ini Pesan yang Disampaikan Andi Harun

Advertorial

Serahkan Bantuan di Kecamatan Loa Janan, Wali Kota Andi Harun Tegaskan Program Probebaya Akan Terus Berjalan

Advertorial

Komisi I DPRD Samarinda Dukung Langkah Pemkot Tertibkan PKL Bandel, Tapi Butuh Kebijaksaan Pemerintah Terkait Tempat Relokasi

Advertorial

DPRD Samarinda Sebut Banyak Sekolah di Kota Tepian Dibangun Tanpa Melihat Aspek Teknis

Advertorial

Pengesahan APBD 2022 Ditarget Akhir November, Subandi Tegaskan Proyek MYC Terakomodir