Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Kaltim

Gas LPG 3 Kg Kembali Langka, Pemkot Samarinda Minta Penambahan Kuota

17
×

Gas LPG 3 Kg Kembali Langka, Pemkot Samarinda Minta Penambahan Kuota

Sebarkan artikel ini
Wakil Wali Kota Samarinda, Rusmadi melakukan audiensi bersama Hiswana Migas.

Kaltimminutes.co, Samarinda – Seperti pada kasus kelangkaan elpiji 3 kilogram (kg) sebelumnya, penyebab kelangkaan masih sama, yakni persoalan harga, tata niaga, dan distribusi.

Menanggapi kelangkaan gas LPG 3 kg, Pemerintah Kota Samarinda bertindak cepat langsung melakukan audiensi bersama Hiswana Migas.

Example 300x600

Wakil Walikota Samarinda, Rusmadi meminta kepada Hiswana migas untuk bisa menambah kuota.

“Kita akan minta kuota sebanyak 30.800 gas melon ke Pertamina,”kata Rusmadi saat ditemui usai Rapat pada Senin (8/1/2024)siang.

Menurut Rusmadi, kelangkaan ini dipicu oleh tingginya permintaan selama Natal dan Tahun Baru 2024. Pihaknya berkomitmen untuk memantau dan memastikan distribusi tepat sasaran, dengan 80% untuk masyarakat kurang mampu dan 20% untuk UKM.

Dengan adanya penambahan kuota ini orang nomor dua di Kota Tepian berhap agar penambahan kuota ini akan membawa kestabilan pada harga dan ketersediaan gas LPG 3 kg.

“Semoga gas tidak lagi langka dan harga menjadi stabil,” ujarnya.

Sementara itu Hendra, seorang pengecer gas di Jalan Imam Bonjol Samarinda, membenarkan kelangkaan tersebut sejak awal tahun.

“Banyak warga yang tanya, namun gasnya kosong sejak 1 Januari 2024,” ungkapnya.

Dampak kelangkaan ini dirasakan terutama oleh pedagang seperti Hendra.

“Kasihan yang jualan, pasti sangat butuh gas melon di awal tahun ini,” katanya.

Ia mengatakan bahwa biasanya menyetok 15 tabung, namun kini tumpukan gas kosong.Pihaknyaberharap situasi ini bisa stabil seiring waktu, mengingat pengalamannya sebelumnya.

“Semoga gas melon tidak lagi langka kedepannya,” pungkasnya.

(*)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *