Home / Hukrim

Senin, 3 Februari 2020 - 19:47 WIB

100 Hari Pemerintahan Jokowi-Amin, Mahasiswa Gelar Aksi

Kaltimminutes.co, Samarinda – Mahasiswa Kaltim Menggugat (Mahakam) gelar aksi terkait 100 hari kerja Presiden dan Wakil Presiden Jokowi – Maruf Amin.

Aksi dilakukan di Jalan M. Yamin yang bertepatan di depan gerbang kampus Universitas Mulawarman (Unmul), Senin (3/1/2020).

Berbagai organisasi mahasiswa yang terlibat seruan aksi Mahakam diantaranya, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Liga Mahasiswa Nasional Demokrasi (LMND) dan Badan Eksekutif Mahasiswa Kampus Politani Samarinda.

Dalam aksi tersebut mahasiswa menutup jalan kurang lebih 5 menit hingga menimbulkan kemacetan pengendara di sepanjang Jl. M. Yamin, Kota Samarinda.

Humas massa aksi, Faisal mengatakan maksud dari tutup jalan selama kurang lebih 5 menit agar pengendara sejenak untuk mendengar orasi-orasi mahasiswa terkait kebijakan pemerintah yang dianggapnya tidak memihak pada rakyat

Baca Juga :  Chatting WA Jadi Bukti Pelapor Polisikan Pendiri Kaskus Terkait Pemalsuan Dokumen

“Itu upaya kami agar masyarakat mendengar orasi-orasi kami sejenak dan tahu bahwa Indonesia tidak baik-baik saja. Kami juga tidak merusak fasilitas dan itu hanya waktu kurang lebih 5 menit saja,” kata Faisal selaku Humas Aksi.

Adapun yang menjadi tuntutan dalam aksi tersebut adalah:

  1. Tolak Omnibuslaw Cilaka dan RUU yang merugikan rakyat.
  2. Tolak kenaikan BPJS dan tingkatkan fasilitas pelayaban kesehatan.
  3. Berantas korupsi tanpa pandang bulu.
  4. Tangkap dan adili seluruh pelanggar HAM.
  5. Perkuat kedaulatan NKRI dan utamakan kesejahteraan rakyat.
  6. Reforma agraria sejati.
  7. Stop komersialisasi dunia pendidikan
  8. Ubah haluan ekonomi dan laksanakan Pasal 33 UUD NRI 1945.
  9. Libatkan rakyat dalam setiap mengambil kebijakan.
  10. Hentikan represifitas terhadap gerakan rakyat.
  11. Tangkap dan adili pelaku kekerasan seksual.
  12. Pemerintah pusat memberikan pemerataan ekonomi di Kaltim.
Baca Juga :  Kejati Kaltim Sidak Tambang Ilegal di Tahura Kukar, Segera Dilaporkan Kejagung

Lebih lanjut, Humas aksi mengatakan demo tersebut sebagai bentuk evaluasi kinerja Jokowi – Maruf Amin, yang terhitung sejak dilantiknya pada 20 Oktober 2019 lalu. Baginya sebagian kebijakannya hanya menguntungkan para penguasa sehingga mahasiswa terdorong lakukan aksi.

“Aksi kami ini mengevaluasi apa-apa saja kebijakan yang sudah keluar maupun berlangsung,” pungkasnya. (rkm//)

Share :

Berita Terkait

Hukrim

Pelaku Pembunuhan di Kalsel Diciduk Polisi Saat Bersembunyi di Samarinda

Hukrim

Dwi Sasono Ditanggap Polisi Diduga Simpan 16 Gram Ganja, Ini Kronologinya

Hukrim

Mahasiswa Seruduk Kejati Kaltim, Minta Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Pembangunan Gedung Klinik RSUD Taman Husada Bontang

Hukrim

Bantuan Keuangan Kaltim 2020 di Paser dan Kukar Disorot, Kejati Pastikan Masih Tahap Penyelidikan

Hukrim

Dua Metode Penghitungan Suara Pilwali Balikpapan, KPU Gunakan Aplikasi Si Rekap dan Hitung Manual

Hukrim

Gorden Senilai Rp 9 Juta Dicuri, Batman Divonis 1,6 Tahun Penjara

Hukrim

Sebarkan Uang Palsu, Pasutri Diancam Kurungan 10 Tahun

Hukrim

Warga Datangi DPRD Samarinda, Bahas DOB Samarinda Seberang