Home / Hukrim

Minggu, 17 Mei 2020 - 16:14 WIB

Alasan Mau Bayar Indekos, Pasutri Ini Bawa Lari Motor Tetangga

Kaltimminutes.co, Samarinda – Selasa (5/5/2020), pasangan suami istri (Pasutri) bernama Agus Purnomo (32) dan Siti Nuzulul Latifah (23) yang terlibat kasus penggelapan motor milik tetangga indekosnya di Jalan Pangeran Antasari, Samarinda Ulu, rupanya merupakan spesialis kasus serupa dan telah beraksi sebanyak empat kali dalam satu bulan terakhir.

Hal ini dijelaskan Kanit Reskrim Polsek Samarinda Ulu Ipda M Ridwan melalui telepon selulernya, Minggu (17/5/2020) siang. Menurut catatan kepolisian, lanjut Ridwan, pasutri berstatus sirih ini sebelumnya sudah tiga kali melakukan penggelapan serupa yang dengan modus yang sama.

“Jadi siapapun yang dikenal pelaku ini biasa akan dipinjam motornya dengan alasan mau ambil uang untuk bayar indekos, kemudian mereka menghilang,” beber Ridwan.

Baca Juga :  Dalami Motif Pembunuhan Perempuan Asal Kutim, Polisi Lakukan Autopsi Uji DNA Orang Tua

Lanjut Ridwan, selain tempat kejadian perkara di Jalan Antasari, pasutri itu juga pernah melakukannya saat bertempat tinggal di kawasan Vorvoo, Jalan M Yamin, Samarinda Ulu.

“Benar mereka memang spesialis dan telah beraksi selama sebulan terakhir,” katanya.

“Untuk barang bukti motornya, sebagian dijual, ada yang dipakai pribadi dan satu sisanya ditaruh di Tenggarong (rumah keluarga mereka),” sambungnya.

Pasangan tersebut diduga nekat melakukan aksi itu, lantaran tak lagi memiliki penghasilan tetap sejak Kaltim diterpa wabah pandemi Covid-19.

Baca Juga :  Ditanya Soal Local Lockdown, Isran Noor: Jauh-jauh, Jangan Dekat-dekat Aku

Agus Purnomo awalnya diketahui bekerja sebagai seorang sopir truk milik mertuanya. Namun semakin hari, orderan tarikan muatan material semakin sepi. Dan menyebabkannya tak lagi bekerja hingga nekat melakukan aksi penggelapan tersebut.

Saat ini, kasus tindak pidana yang dilakukan oleh pasutri tersebut masih terus didalami oleh pihak kepolisian untuk kemungkinan TKP lainnya yang berada di luar wilayah Polsek Samarinda Ulu.

“Kami kenakan Pasal 372 dengan perbuatan yang berulang, maka ancaman hukuman penjara yang kami sangkakan akan berada di atas 4 tahun kurungan,” pungkasnya. (*)

Share :

Berita Terkait

Hukrim

Pengedar Sabu 1,5 Kg di Samarinda Divonis 11 dan 12 Tahun Penjara dan Denda Rp10 Miliar

Hukrim

Dua Orang Diciduk, Polisi Temukan Enam Poket Sabu dari Tersangka

Hukrim

Berawal dari Bisnis Solar Laut, Ketua Komisi III DPRD Kaltim dan Istri Dilaporkan ke Polisi

Hukrim

Tak Mampu Biayai Istri Melahirkan, Seorang Pemuda di Samarinda Nekat Lakukan Tindak Kriminal

Hukrim

Jadi Kurir Sabu, Pria 39 Tahun di Samarinda Diamankan Polisi dengan Barang Bukti 97,7 Gram

Hukrim

Lanjutan Sidang Kasus PT AKU, Mantan Dirut Dihadirkan di Persidangan

Hukrim

Berusaha Mengelabui Petugas, Pelaku Pengedar Sabu di Samarinda Mencoba Berpura-pura Bisu

Hukrim

Tersangka Korupsi PT. PLN Batubara Kokos Leo Lim Kembalikan Kerugian Negara Rp.477 M