Home / Hukrim

Minggu, 22 Agustus 2021 - 18:01 WIB

Babak Belur Diamuk Warga, Pelaku Pencuri Keran Air Kena Wajib Lapor dan Bikin Pernyataan Tak Mengulang

Samsuni saat diamankan petugas patroli Satsamapta Polresta Samarinda setelah menjadi bulan-bulanan warga lantaran mencuri keran air/IST

Samsuni saat diamankan petugas patroli Satsamapta Polresta Samarinda setelah menjadi bulan-bulanan warga lantaran mencuri keran air/IST

Kaltimminutes.co, Samarinda – Aksi tangan panjang tentu membuat siapa saja geram.

Terlebih jika aksi itu dilakukan berulang kali.

Seperti yang terjadi di Jalan Dr Sutomo, Gang 8, RT 35, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu pada Jumat (20/8/2021) malam lalu. Sekira pukul 22.10 Wita.

Pada saat itu, warga berhasil menangkap seorang pria bernama Samsuni yang kedapatan mencuri keran meteran air.

Sontak aksi pria 30 tahun itu memancing amarah warga. Seketika ia pun dijadikan samsak hidup oleh warga yang tak lagi menahan emosinya.

Baca Juga :  Polisi Minta KKB Tak Lanjutkan Perang, Ikut Jaga Kedamaian di Bumi Cendrawasih

Dijelaskan, Kapolsek Samarinda Ulu AKP Zainal Arifin melalui Kanit Reskrim Iptu Fahrudi, untung saja pada saat kejadian ada petugas patroli Satsamapta Polresta Samarinda yang melintas dan langsung mengamankan Samsuni.

“Setelah berhasil diamankan, kemudian diserahkan ke kami (Polsek Samarinda Ulu),” tuturnya saat dikonfirmasi Minggu (22/8/2021) siang tadi.

Lanjut Fahrudi, informasi dihimpun Samsuni tak hanya mengambil satu meteran air. Melainkan ada dua buah meteran yang berhasil dicurinya.

Kendati angka kerugian tak mencapai jutaan rupiah, namun aksi Samsuni ini tentu sangat membuat geram masyarakat.

Baca Juga :  PT KDC Beri 500 Paket Sembako kepada Warga Isoman, Andi Harun Ucapkan Terimakasih

Berdasarkan peraturan hukum, nilai hasil curian Samsuni yang tak mencapai Rp2,5 juta membuatnya bisa bebas dari jeratan hukum.

“Tapi kami sempat amankan 1×24 jam di kantor,” imbuhnya.

Dari pengakuan Samsuni kepada polisi, ia baru pertama kali melakukan aksi pencurian tersebut. Namun demikian, polisi tak percaya begitu saja.

Dan untuk memastikan agar Samsuni tak lagi berulah, Korps Bhayangkara mengenakan sanksi wajib lapor agar bisa memantau gerak-geriknya.

“Kemudian kami bebaskan, dan juga kami minta yang bersangkutan membuat surat pernyataan tidak mengulangi perbuatannya,” pungkasnya. (*)

Share :

Berita Terkait

Hukrim

Kasus Investasi Bodong Berhasil Dibongkar Polda Kaltim

Hukrim

Kasus Dugaan Ujaran Kebencian, Polisi Bakal Panggil Pengunggah Ceramah Bahar Smith 

Hukrim

Fakta Baru Terungkap, Ternyata Polisi Pernah Periksa Saksi Ahli dan Menyatakan Cek Terbukti Kosong 

Hukrim

Akibat Kasus Penganiayaan Muhammad Kace, Dua Petugas Rutan Diberi Sanksi

Hukrim

Dana Bankeu Diduga Disalahgunakan, GMPPKT Laporan Resmi di Kejati Kaltim

Hukrim

Sempat Disebut Keluarkan Surat PCR Bodong, Pihak RS Siaga Al-Munawwarah Samarinda Langsung Berikan Bantahan

Hukrim

Napi Kasus Narkoba Kabur dari Lapas Tanggerang, Begini Kronologinya

Hukrim

Kalah dari Persita Tangerang, Kantor Manajemen PSS Sleman Dibakar Oknum Tak Bertanggung Jawab, Begini Kronologinya