Home / Hukrim

Rabu, 24 November 2021 - 16:38 WIB

Bawa Kabur Laptop Senilai Rp 67 Juta, Dua Kurir Ojek Online Dibekuk Polisi

ilustrasi dua orang ditangkap polisi /cdn-radar.jawapos.com

ilustrasi dua orang ditangkap polisi /cdn-radar.jawapos.com

Kaltimminutes.co – Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan memberikan konfirmasi terkait penangkapan kurir Ojek online.

pelaku ditangkap karena telah membawa kabur laptop dengan nilai harga Rp 67 juta. Barang yang seharusnya diantarkan, tidak pernah sampai ke tangan pembeli.

Pelaku kemudian ditangkap di dua tempat berbeda. Pelaku yang berinisial RR di Ciledug, Tangerang Selatan , sementara HS dibekuk di Jembatan Besi Tambora.

“Kedua tersangka ditangkap di tempat berbeda RR di Ciledug, Tangerang Selatan dan HS ditangkap di Jembatan Besi Tambora, pada 21 November,” kata Zulpan saat jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (24/11).

Zulpan menjelaskan, kasus ini berawal dari korban bernama Untung yang telah melakukan order sejumlah laptop dari situs belanja online dengan nilai transaksi Rp 67 juta. Barang itu kemudian dikirimkan dengan menggunakan kurir ojol.

Baca Juga :  Sidang Praperadilan Dua Mahasiswa Ditunda Akibat Polisi Tak Hadir dalam Persidangan

Namun, laptop yang dipesan tak kunjung datang. Untung pun mengonfirmasi kepada pihak penjual dan mendapat informasi barang telah dikirim. Untung kemudian melaporkan kasus ini ke polisi.

Zulpan mengungkapkan, penggelapan dilakukan oleh pihak kurir dan akun ojol kurir sebagai pihak pengantar ternyata palsu. Pelaku menggunakan akun dengan identitas berbeda untuk mengelabui pihak penjual dan pembeli.

“Mereka (kedua pelaku) kerjasama HS minta bantuan ke RR cari akun ojek yang dijual pemiliknya, kemudian RR beli akun itu dan dapat wajah untuk verifikasi login di akun driver gojek. Kemudian setelah dapat orderan barang elektronik, mereka tidak antar tapi digelapkan,” jelas Zulpan.

Baca Juga :  Penyelidikan Terhadap Jaringan Sindikat Vaksin dan PCR Bodong Terus Berlanjut, Satu DPO Masih Diburu Polisi 

Polisi menjerat keduanya dengan pasal berlapis, yakni 28 ayat 1 juncto 45 ayat 1 UU ITE dan Pasal 372 KUHP dengan ancaman 6 tahun penjara.

“Jadi berhati-hati dalam pembelian dengan aplikasi seperti ini dicek betul agar tidak jadi korban penipuan yang sama. bila merasa jadi korban, silakan lapor polisi,” pesan Zulpan. (*)

Artikel ini telah tayang di merdeka.com dengan judul “Dua Kurir Ojol Pembawa Kabur Laptop Senilai Rp67 Juta Dibekuk Polisi”. https://www.merdeka.com/peristiwa/dua-kurir-ojol-pembawa-kabur-laptop-senilai-rp67-juta-dibekuk-polisi.html

 

Share :

Berita Terkait

Hukrim

Menginap di Rumah Teman, Pemuda Ini Justru Curi Ponsel dan Motor

Hukrim

Kasus Rasuah Proyek Fiktif, Terdakwa Iwan Ratman Dituntut 18 Tahun Penjara dan Denda Rp50 Miliar

Hukrim

Sebarkan Uang Palsu, Pasutri Diancam Kurungan 10 Tahun

Hukrim

Perkara Kasus Aborsi yang Dilakukan Mahasiswi, Polisi Pastikan Kesehatan Pelaku Tak Ada Masalah

Hukrim

Pengedar Uang Palsu Asal Kukar Dibekuk Polisi di Samarinda, Ini Kronologinya

Hukrim

Tak Mengantongi Bukti Swab Antigen, Polsek Samarinda Seberang Putar Balik Tiga Kendaraan Asal Balikpapan

Hukrim

Utang Tak Mampu Dibayar, Cucu Seorang Kakek di Bogor Jadi Jaminan

Hukrim

Ban Mobil Seorang Pria di Samarinda Hilang, Dikira Ditindak Petugas Dishub, Ternyata?