Home / Hukrim

Minggu, 1 November 2020 - 16:18 WIB

Bejat!! Ayah Tiri Cabuli Sang Anak Remaja 17 Tahun, Berawal Tidur Satu Ruangan Bersama Ibu dan Anak

FOTO : Barang bukti yang diamankan petugas kepolisian dari aksi bejat MS kepada anak tirinya/IST

FOTO : Barang bukti yang diamankan petugas kepolisian dari aksi bejat MS kepada anak tirinya/IST

Kaltimminutes.co, Samarinda – Lagi, kasus asusila anak di bawah umur kembali terjadi di Kota Tepian. Sehari sebelumnya, jajaran Unit PPA Satreskrim Polresta Samarinda berhasil mengungkap kasus perdagangan dan persetubuhan anak di bawah usia, kini giliran Unit Reskrim Polsek Samarinda Seberang yang melakukan pengungkapan tersebut.

Sebut saja namanya Bunga. Ia baru saja tumbuh menjadi remaja putri yang anggun. Namun di usainya yang baru menginjak usia 17 tahun, justru mahkota kewanitaannya malah direnggut oleh ayah tirinya sendiri.

Pria 44 tahun itu berinisial MS. Kejadian ini bermula saat MS tak lagi mampu mengendalikan hawa nafsunya. Sebab, Bunga yang sudah mulai beranjak dewasa masih tidur dalam satu ruangan bersama pelaku dengan keluarganya yang lain.

Saat itu niat kotor MS akhirnya timbul. MS pun berusaha mencari kesempatan menggagahi anak tirinya. Tepatnya pada Kamis (3/9/2020) pukul 11.00 Wita lalu, MS melakukan perbuatan bejatnya.

Baca Juga :  Perempuan Ini Kredit Mobil Pakai Duit Perusahaan, Ternyata Pemalsuan Tanda Tangan

Tak cukup sekali, pada Sabtu (12/9/2020), MS kembali melancarkan aksinya dengan  menggerayangi tubuh anak sambungnya. Kejadian kedua ini tepatnya pada pukul 01.00 Wita. Dengan leluasa, tangan MS  menggerayangi tubuh dan organ vital anaknya.

“Awalnya anak itu di Sangatta, ikut bapak kandungnya. Karena di sana nggak sekolah akhirnya dirawat sama ibunya dan dibiayai bapak tirinya,” kata Dedi mewakili Kapolsek Samarinda Seberang Kompol Made Anwara pada Sabtu (31/10/2020) siang tadi.

Meski telah dirawat MS sejak Bunga masih kecil, namun hal tersebut tak menyurutkan nafsu bejat pelaku.

“Mereka memang tidur satu kamar semua. Awalnya biasa saja. Tapi lama-lama yah melenceng juga,” kata mantan Kasat Intelkam Polresta Samarinda ini.

Baca Juga :  Bingung Cari Kerja, Pasutri Nekat Edarkan Uang Palsu di Samarinda

Perbuatan tercela itu akhirnya terungkap, setelah Bunga mengeluh ke kakaknya. Dia mengaku merasa nyeri ketika membuang air kecil. Saat ditanya lebih jauh, ternyata Bunga telah menjadi korban tindak asusila dari bapak tirinya. Bahkan sudah terjadi dua kali.

Mengetahui adik perempuannya diperlakukan tak senonoh, kakak kandung Bunga pun melaporkan perbuatan MS ke Polsek Samarinda Seberang.

Berbekal keterangan saksi dan bukti Visum et repertum (VeR), MS selanjutnya diringkus oleh petugas pada Senin (5/10/2020) kemarin. Akibat perbuatannya, MS hanya bisa pasrah dijebloskan ke dalam sel tahanan.

MS dijerat dengan pasal 81 ayat 1 Jo 82 ayat 2 UU RI no 17 tahun 2016 tentang perubahan kedua UU nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

“Ancaman maksimalnya 15 tahun penjara,” pungkasnya. (*)

Share :

Berita Terkait

Hukrim

Kasus Pemalsuan Data Kartu Perdana, Polisi Amankan 66 Ribu SIM Card

Hukrim

Libatkan Mabes Polri, Polresta Samarinda Usut Dugaan Ujaran Kebencian ke Pemkot Samarinda

Hukrim

Polisi Ambil Langkah Jalan Damai Terhadap Kasus Remaja Putri Baku Hantam Gegera Rebutan Lelaki di Samarinda

Hukrim

Dua Sekawan Tukang Las Kapal Nekat Bobol Rumah Sarang Walet, Dalih Terdesak Ekonomi Karena Sepi Job

Hukrim

Mantan Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Terjerat Kasus Gratifikasi Dana Hibah, EW Akui Terima Uang

Hukrim

Putusan Hukuman Pemberi Suap Bupati Kutim, Ini Vonisnya

Hukrim

Kekasih Anak Kuras Uang Hasil Jual Tanah Rp800 Juta

Hukrim

Dua Orang Diciduk, Polisi Temukan Enam Poket Sabu dari Tersangka