Home / Hukrim

Senin, 29 November 2021 - 21:02 WIB

Cemburu Teman Perempuannya Diganggu, WN Afghanistan di Kupang Tusuk Rekan Senegaranya

ilustrasi tusuk / tribunnews.com

ilustrasi tusuk / tribunnews.com

Kaltimminutes.co – Seorang imigran gelap asal Afghanistan, Abdul Waihid Arian Ibrahim (29) ditusuk rekan senegaranya bernama Abas Hai (23) menggunakan kunci sepeda motor.

Sebagai informasi korban ini tinggal di Hotel Lavender, Kelurahan Liliba, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Akibat dari kejadian tersebut korban alami sejumlah luka.

Kejadian ini dilatarbelakangi pelaku yang cemburu dan menuding korban mengganggu teman perempuannya.

Korban sudah melaporkan kasus ini ke Polres Kupang Kota. Kini kasusnya ditangani penyidik unit Pidum Satuan Reskrim.

Baca Juga :  Lelaki di Samarinda Diciduk Polisi, Jadi Kurir Sabu, Dengan Dalih Untuk Biaya Berobat Anak

Kasat Reskrim Polres Kupang Kota, Iptu Hasri Manasye Jaha mengatakan, korban mengalami luka robek pada mata kanan dan luka pada dada kiri.

“Pelaku marah dan tidak terima dengan sikap korban yang dinilai usil dan mengganggu teman wanita pelaku,” kata Hasri, Senin (29/11).

Saat diperiksa penyidik, korban mengaku kalau pada Sabtu (27/11), sedang tidur siang. Tiba-tiba pelaku datang menghampiri korban, kemudian menganiaya dengan cara menikam mata dan dada.

Baca Juga :  Dugaan Korupsi di Proyek BSB, Mahasiswa Minta Kejati Usut Kasus

Usai membuat laporan polisi, korban menjalani visum di rumah sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang dan mendapat beberapa jahitan di lukanya. Korban telah juga diperiksa penyidik.

Polisi yang menangani kasus ini juga akan memeriksa saksi-saksi dan pelaku. Polisi menjerat pelaku dengan pasal 351 ayat (1) KUHPidana. (*)

Artikel ini telah tayang di merdeka.com dengan judul “Gara-Gara Perempuan, WN Afghanistan di Kupang Ditusuk Pakai Kunci Motor”. https://www.merdeka.com/peristiwa/gara-gara-perempuan-wn-afghanistan-di-kupang-ditusuk-pakai-kunci-motor.html

Share :

Berita Terkait

Hukrim

Diupah Rp1 Juta Menjadi Kurir Sabu, Anak Buah Kapal di Samarinda Simpan Barang Bukti Dalam Kemasan Mie Instan

Hukrim

Kasus Korupsi Ekspor Lobster, Sekretaris Pribadi Istri Edhy Prabowo Dieksekusi ke Lapas Sukamiskin

Hukrim

Sempat Disebut Keluarkan Surat PCR Bodong, Pihak RS Siaga Al-Munawwarah Samarinda Langsung Berikan Bantahan

Hukrim

Terjaring OTT KPK, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi Diduga Terima Suap Proyek dan Jual Beli Jabatan

Hukrim

Terungkap di Persidangan, Iwan Ratman Akui Alirkan Uang Miliaran Rupiah ke Perusahaan Pribadinya

Hukrim

Setelah Polisi Ambil Sampel DNA Orang Tua, Jenazah Julia Dimakamkan di Samarinda 

Hukrim

Gabungan Mahasiswa Peduli Rakyat Gelar Aksi, Minta Kejati Kaltim Selidiki Dugaan Ada Nama Lain di Kasus Perusda AUJ Bontang

Hukrim

Gelapkan 6 Motor, Spesialis Penipu Pengemudi Ojol Dibekuk Polisi