Home / Hukrim

Sabtu, 6 November 2021 - 21:52 WIB

Curi Miras Buat Bayar Cicilan Mobil, Dua Pelaku Dibekuk Polisi

ilustrasi dua orang ditangkap polisi /cdn-radar.jawapos.com

ilustrasi dua orang ditangkap polisi /cdn-radar.jawapos.com

Kaltimminutes.co – Polisi menangkap dua orang pria pelaku pencurian minuman keras (miras).Kedua pelaku bernama Arga Septianto, 30, dan Andi Widianto, 37,itu ditangkap karena mencuri ratusan botol minuman beralkohol bermerek. Nilainya mencapai setengah miliar atau Rp 500 juta rupiah.

Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu Ketut Sukadi menerangkan, kedua pelaku merupakan karyawan gudang PT Dufrindo Internasional yang terletak di Jalan Bandara Ngurah Rai No  181 Tuban, Kuta, Badung. “Kedua pelaku ini mencuri di gudang tempat mereka bekerja. Mereka melakukannya secara berturut-turut sejak bulan Juli 2021 hingga Oktober 2021,” kata Sukadi, Sabtu (26/11).

“Iya, telah mengamankan dua orang pelaku pencurian minuman beralkohol. Pelaku adalah karyawan,” kata Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi, Sabtu (6/11) malam.

Peristiwa pencurian tersebut, terjadi secara berturut-turut di periode Bulan Juli 2021 hingga Bulan Oktober 2021.

Kronologinya, pada Kamis (4/11) lalu, sekitar pukul 10:00 Wita, pelapor bernama Mohammad Ramadhani selaku comercial manager mengadakan pengecekan barang di gudang PT Dufrindo Internasional Bali, Logistik Park unit 7 dan 8.

Baca Juga :  Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas II Tana Paser Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kapal Asing Cina, Sebagai Antisipasi Virus Corona

Kemudian, setelah dicek pada sistem ada sebanyak 6474 botol sedangkan jumlah stok fisik sebanyak 6134 botol minuman dari berbagai merk seperti Black Label, Double Black, Jack Daniels dan terdapat selisih sebanyak 340 botol dengan nilai kerugian diperkirakan kurang lebih Rp 500 juta dengan estimasi harga minuman per botol adalah Rp 1 juta hingga Rp 3 juta.

“Atas kejadian tersebut selanjutnya pelapor melaporkan kejadian ke petugas guna proses hukum lebih lanjut,” imbuhnya.

Berdasarkan laporan itu, polisi melakukan pemeriksaan CCTV di sekitar TKP dan ditemukan sebuah kendaraan roda empat jenis Toyota Kijang Inova warna putih dengan Nopol DK 1121 FX, yang keluar masuk gudang dari tanggal 23 dan 30 Oktober 2021 sekitar pukul 08.00 Wita.

Kemudian, setelah ditelusuri mengarah ke pelaku Arga Septianto dan setelah diinterogasi pelaku mengakui perbuatannya melakukan pencurian minuman beralkohol di TKP bersama dengan pelaku Andi Widianto. Kedua pelaku ditangkap pada Jumat (5/11) siang.

Baca Juga :  Viral Aksi Pemalakan Seorang Jukir Liar di Samarinda, Dishub Minta Warga Beri Laporan Jika Ada Kejadian

Kedua pelaku itu, adalah karyawan di TKP dan mengakui telah melakukan pencurian secara berturut-turut menggunakan kunci gudang dari periode bulan Juli 2021 hingga Oktober 2021. Selanjutnya, barang bukti dikonsumsi dan dijual kepada seorang yang bernama Bela yang kini masih dilakukan lidik oleh polisi.

Sementara, barang bukti yang diamankan 28 botol minuman berbagai merk, 7 buah parfum merk Polo, dan Kijang Inova putih DK 1121 FX.

“Harga setiap botol sekitar Rp 500 ribu per botol dan hasil penjualan digunakan untuk cicilan mobil serta kebutuhan sehari-hari. Selanjutnya, saat dilakukan penangkapan di rumah kost pelaku Arga Septianto petugas berhasil mengamankan barang bukti,” ujar Sukadi. (*)

Artikel ini telah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Dua Karyawan Curi Ratusan Miras, Klaim Buat Bayar Cicilan Mobil” selengkapnya di sini: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20211106190614-12-717593/dua-karyawan-curi-ratusan-miras-klaim-buat-bayar-cicilan-mobil.

Share :

Berita Terkait

Hukrim

Dugaan Kasus Kerugian Negara di Proyek Hanggar BSB Samarinda, Kejati Kaltim Temui Jalan Buntu

Hukrim

Pria di Samarinda Dikejar Warga, Diduga Curi Handphone di Warung

Hukrim

Pengedar Sabu 1,5 Kg di Samarinda Divonis 11 dan 12 Tahun Penjara dan Denda Rp10 Miliar

Hukrim

Kasus Investasi Bodong Berhasil Dibongkar Polda Kaltim

Hukrim

Dana Bankeu Diduga Disalahgunakan, GMPPKT Laporan Resmi di Kejati Kaltim

Hukrim

Rusak Rumah Aman Perempuan dan Anak, Sejumlah Remaja Belasan Tahun Ditangkap

Hukrim

Selidiki Kasus di Lapas Narkotika, Komnas HAM : Harus Ada Tindak Tegas Jika Terbukti 

Hukrim

Bisnis Prostitusi Online Terus Menjamur, Polisi Kembali Amankan 15 Pelaku