Home / Hukrim

Jumat, 13 Agustus 2021 - 19:20 WIB

Diupah Rp1 Juta Menjadi Kurir Sabu, Anak Buah Kapal di Samarinda Simpan Barang Bukti Dalam Kemasan Mie Instan

Fradana Kusuma alias Dana hanya tertunduk lemas saat diamankan jajaran Satpolair Polresta Samarinda

Fradana Kusuma alias Dana hanya tertunduk lemas saat diamankan jajaran Satpolair Polresta Samarinda

Kaltimminutes.co, Samarinda – Peredaran narkotika di Kota Tepian seperti tak ada habisnya.

Berbagai cara terus dilakukan para pelaku. Bahkan di Dermaga Mahakam Ulu, Sungai Kunjang turut dijadikan tempat transaksi peredarannya.

Namun demikian, Korps Bhayangkara jua tak menyerah begitu saja dan terus melakukan penindakan diseluruh wilayah hukum Samarinda.

Teranyar, pada Selasa (11/8/2021) jajaran, Satpolair Polresta Samarinda mengamankan seorang pria bernama Fradana Kusuma alias Dana dengan barang bukti 32,67 gram sabu-sabu.

Diketahui, pengungkapan ini bermula dari informasi yang didapatkan Tim Penegakan Hukum (Gakkum) Satpolair Polresta Samarinda terkait adanya peredaran narkotika golongan satu di wilayahnya pada Selasa (11/8/2021) kemarin.

Pria 27 tahun ini yang bekerja sebagai awak kapal di dermaga dengan mudahnya ditemukan keberadaannya. Dimana pada Selasa (11/8/2021) pukul 06.30 Wita, petugas mendapatinya sedang berbaring di atas kapal yang tertambat.

Baca Juga :  Sidang Kasus Balita Yusuf Ditunda PN Samarinda, Lantaran Berkas Tuntutan Belum Rampung

“Saat mau ditangkap dia lagi baring-baring santai di kapal dan langsung kami amankan. Setelah itu kami geledah” kata Kasat Polair Polresta Samarinda, AKP Iwan Pamuji Jumat (13/8/2021).

Meski tak menemukan kristal mematikan di kantong pakaiannya dan mengelak sebagai pengedar, petugas tak mudah percaya begitu saja. Saat digeledah hingga stok logistik kapal yang tak jauh dari tempat berbaring, akhirnya sebungkus kristal mematikan ditemukan petugas.

“Rupanya disimpan pelaku dalam dus mie instan, dan diselipkan dalam satu kemasan mie, di antara tumpukan mie instan lainnya. Makanya agak susah juga carinya saat itu,” terangnya.

Baca Juga :  Kedua Kelompok Pemuda Bentrok, Diduga Akibat Berebut Perempuan

Kepada petugas, pelaku mengaku jika baru sekali mengedarkan kristal mematikan miliknya. Dimana selama dirinya mengedarkan sabu dari pemasoknya, dana diberikan uang jalan sebesar satu juta rupiah.

“Uang tunainya sisa Rp330 ribu saat diamankan. Pengakuannya sih baru pertama kali tapi masih kami kembangkan lagi, termasuk asal barangnya dari mana,” tukasnya.

Akibat nekat mengedarkan narkotika, Dana kini disangkakan Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup. (*)

Share :

Berita Terkait

Hukrim

Ketahuan Miliki 3 Poket Sabu, Pria di Samarinda Diciduk Polisi

Hukrim

Putusan Hukuman Pemberi Suap Bupati Kutim, Ini Vonisnya

Hukrim

Dua Tersangka Pemalsuan Data SIM Card, Terancam 12 Tahun Penjara

Hukrim

Pemuda Ditemukan Tak Bernyawa di Samarinda, Kondisi Tangan dan Kaki Terikat

Hukrim

Ibu Tiga Anak di Samarinda Tertangkap Curi Kosmetik Senilai Ratusan Juta, Ini Kronologinya

Hukrim

Kasus Pencurian Kosmetik Oleh Ibu Tiga Anak, Polisi Buru Pelaku Lain

Hukrim

Pria 49 Tahun Diciduk Polisi di Samarinda, Diperiksa Personel Temukan Poketan Sabu

Hukrim

Beragendakan Tanggapan Eksepsi JPU, Sidang Kasus Rasuah PT MGRM Kembali Dilanjutkan