Home / Hukrim

Selasa, 14 September 2021 - 14:18 WIB

Dosen di Balikpapan 2 Kali Setubuhi Siswi SMP, Berikut Kronologinya

AL, pelaku pencabulan siswi SMP saat diamankan Polres PPU/IST

AL, pelaku pencabulan siswi SMP saat diamankan Polres PPU/IST

Kaltimminutes.co, Balikpapan – Oknum dosen di salah satu universitas swasta di Balikpapan harus berurusan dengan kepolisian akibat ulah bejatnya.

Pelaku berinisial AL (44) yang juga merupakan mantan Bakal Calon (Bacalon) Wali Kota Balikpapan ini tega mencabuli siswi SMP asal Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) yang masih berusia 14 tahun.

“AL ditangkap di Balikpapan oleh Satreskrim Polres PPU bekerjasama dengan Polresta Balikpapan. Ditangkap oleh anggota reskrim PPU tanggal 7 September,” kata Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Balikpapan Inspektur Dua Iskandar.

Kasus AL pun dilimpahkan ke Polresta PPU untuk menjalani pemeriksaan.

“Kami yang mengamankan terlapor di Balikpapan dan kami proses di PPU,” kata Kasat Reskrim Polres PPU Inspektur Satu Dian Kusnawan.

Baca Juga :  Empat Pasien yang Diobservasi di Balikpapan, Keadaannya Mulai Membaik

Secara kronologis, AL telah berkenalan dengan korban PD melalui media sosial Facebook, hubungan keduanya pun semakin akrab hingga akhirnya merencanakan suatu pertemuan.

AL mengimingi PD dengan memberikan pekerjaan di konter milik pelaku di Balikpapan, PD pun diminta untuk membawa baju ganti, dan handphone milik korban berserta boxnya. AL menjemput PD di depan sekolah korban.

Keduanya pun tiba di Balikpapan, AL membawa korban menginap di salah satu hotel di Balikpapan. Perbuatan bejat pun dilakukan AL, ia menyetubuhi PD sebanyak 2 kali.

“Mereka berdua check in di salah satu hotel di Balikpapan, disitulah terjadi persetubuhan terhadap korban sebanyak dua kali,” ungkap Dian.

Baca Juga :  Penyelidikan Terhadap Jaringan Sindikat Vaksin dan PCR Bodong Terus Berlanjut, Satu DPO Masih Diburu Polisi 

Proses pemeriksaan terhadap kasus AL ini terus dikembangkan oleh pihak kepolisian.

Menghilangnya korban dari PPU dilaporkan oleh keluarga korban ke Polsek Babulu dan Polres PPU.

Bekerja sama dengan Polresta Balikpapan, penyidik Polres PPU menangkap pelaku di wilayah Balikpapan Permai (BP).

Atas tindakan bejatnya ini, pelaku dikenakan pasal berlapis, Pasal 81 ayat 2 UU RI Nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan Perpu nomor 1 tahun 2016, tentang perubahan kedua atas UU nomor 23 tahun 2003 tentang perlindungan anak, menjadi UU juncto pasal 76 D UU nomor 6 tahun 2014 tentang perlindungan anak.

Kemudian pasal 332 ayat 1 KUHP tentang membawa lari seseorang. (*)

Share :

Berita Terkait

Hukrim

Babak Baru Kasus Keributan Kelompok Ormas di Samarinda, 6 Oknum Ormas Terancam Pasal Berlapis

Hukrim

Adi Darma Hadir Sebagai Saksi, Kajati : Kebetulan Walikota Saat Itu

Hukrim

Curi 6 Smartphone, Pria Ini Dibekuk Polisi Setelah Aksinya Terekam CCTV

Hukrim

Lanjutan Kasus Korupsi Bupati Kutim, KPK Periksa 20 Orang di Mapolresta Samarinda

Hukrim

Kejati Kaltim Sidak Tambang Ilegal di Tahura Kukar, Segera Dilaporkan Kejagung

Hukrim

Lanjutan Sidang Kasus Korupsi Kutim, 3 Orang Saksi Ringankan Ismunandar dan Encek UR Firgasih

Hukrim

Sebabkan Kerugian Negara Rp 4,5 Miliar, Tersangka Pemalsuan Data Royalti Batu Bara Dieksekusi Tim Kejaksaan 

Hukrim

Surati Bupati Abdul Gafur Masud, KPK Minta Inspektorat Pemkab PPU Lakukan Audit Sejak Awal untuk Mencegah Risiko Korupsi