Home / Hukrim

Selasa, 18 Februari 2020 - 20:34 WIB

Dua Jam Jasad Yusuf Diautopsi, Polisi Amankan Tulang untuk Uji Laboratorium

Kaltimminutes.co, Samarinda – Selama kurang lebih dua jam, aparat kepolisian Tim Inafis Mabes Polri yang dipimpin Kombes Pol, dr Sumy Hastry dengan pendampingan Polda Kaltim dan Polresta Samarinda terus bekerja melakukan proses autopsi pada jenazah Ahmad Yusuf Ghazali (4), Selasa (18/2/2020) hingga siang tadi.

Setelah usai, tim kepolisian pun terpantau kembali menggotong kantong mayat kuning berisikan jenazah Yusuf untuk kembali dikebumikan di liang lahatnya, Tempat Pemakaman Umum (TPU), Jalan Damanhuri, Kecamatan Sungai Pinang.

Setelah prosesi autopsi selesai, koper kuning dan hitam milik tim inafis dikemas. Sedangkan dr Sumy Hastry saat dikonfirmasi awak media yang menunggu masih irit bicara, dan enggan membeberkan hasil pemeriksaannya lebih jauh.

Baca Juga :  Balita di Loa Bakung Tewas Setelah Tertimpa Beton Roboh

“Nanti biar Kapolres saja yang kasih,” singkat Hastry.

Sementara itu, Kapolresta Samarinda Kombes Pol Arief Budiman saat dikonfirmasi menuturkan rangkaian autopsi selama lebih kurang dua jam ini, berjalan lancar tanpa hambatan. Sedangkan dari hasil autopsi lanjutan ini, kata Arief, Tim Inafis diketahui membawa beberapa potong tulang sisa mendiang Yusuf untuk diteliti lebih lanjut.

Baca Juga :  4 Staf Bappeda Terkonfirmasi Positif, Aswin: Kantor Bappeda Kami Tutup Sementara

“Sampel itu di bawa ke mabes untuk ditindaklanjuti dan mencari kebenaran penyebab kematian,” tegas Arief.

Sedangkan untuj sampel tulang yang di bawa, sambungnya, Tim Inafis mengambil sedikitnya dua potongan tulang, yang mana salah satunya adalah tulang pangkal leher mendiang Yusuf. Sedangkan untuk hasil pemeriksaannya, Arief belum mengetahui pasti kapan akan diumumkan oleh Mabes Polri.

“Secepatnya lah, kita tunggu. Nanti akan kami sampaikan kalau sudau keluar,” pungkasnya. (rkm//)

Share :

Berita Terkait

Hukrim

Adi Darma Hadir Sebagai Saksi, Kajati : Kebetulan Walikota Saat Itu

Hukrim

Gorden Senilai Rp 9 Juta Dicuri, Batman Divonis 1,6 Tahun Penjara

Hukrim

PDP 72 Tahun Tewas Setelah Melompat dari Lantai 4 Rumah Sakit, Polisi Dalami Kasus, Ini Dugaan Sementara

Hukrim

Kasus Pil Ekstasi Gagal Edar di Samarinda, Polisi Buru Dua Terduga Pelaku

Hukrim

KPK Limpahkan Berkas Dua Tersangka Kasus OTT Bupati Kutim, Jadwal Sidang Segera Diagendakan

Hukrim

Diduga Lakukan Penipuan Bermodus Arisan Online, Istri Polisi di PPU Dijadikan Tersangka

Hukrim

Asik Tunggu Pembeli, Pemuda Diduga Pengedar Narkoba Dibekuk Polisi

Hukrim

Tagih Pembayaran Proyek, 49 Oknum Ormas Kutai Bersenjata Tajam Seruduk Kantor PT Putra Tanjung di Samarinda