Home / Hukrim

Kamis, 23 Juni 2022 - 19:51 WIB

Dua Pria Edarkan 10,04 Gram Narkoba dengan Sistem Jejak, Berhasil Diamankan Pihak Kepolisian

Ilustrasi pengedar Narkoba ditangkap / HO

Ilustrasi pengedar Narkoba ditangkap / HO

Kaltimminutes.co, Samarinda – Kasus peredaran narkoba jenis sabu-sabu di Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) seperti tidak ada habisnya.

Jajaran Satreskoba Polresta Samarinda, kembali mengamankan dua pria yang terbukti terlibat mengedar narkoba golongan I itu pada Sabtu (18/6/2022) kemarin.

Dikatakan Kasat Resnarkoba Polresta Samarinda, Kompol Rido Doly Kristian melalui Kanit Sidik Iptu Purwanto, kedua pelaku itu bernama Candra Nur (38) dan Zaebal Abidin (39).

“Keduanya ini mengedarkan sabu dengan cara sistem hilang jejak dan kerap beroperasi di Jalan Angklung, Kelurahan Dadymulya, Kecamatan Samarinda Ulu,” ucap Purwanto, Kamis (23/6/2022).

Lanjut dijelaskannya, kedua pelaku dengan barang bukti 1 poket sabu seberat 10,04 gram itu diamankan setelah polisi berpakaian sipil melakukan penyelidikan lapangan.

Baca Juga :  Pasca Serangan Mabes Polri, Polresta Samarinda Pertebal Pengamanan

Saat itu, petugas yang sudah mengetahui lokasi kedua pelaku beraksi langsung melakukan pengamatan di lokasi dimaksud.

Tak lama terlihat dua orang pria yang berboncengan mengendarai roda dua merek Honda Vario Nopol KT 2007 MO warna abu rokok, mengambil sesuatu dari tanah, pada hari penangkapan.

Kemudian petugas langsung membuntuti keduanya hingga para pelaku sadar telah diikuti hingga ke Jalan Yos Sudarso Kelurahan Karang Mumus Kecamatan Samarinda Kota.

“Jadi, pelaku ini saat tahu diikuti langsung membuang barang (sabu) yang dikemas dalam kantong kresek warna hitam, yang sebelumnya diambil dengan sistem jejak. Setalah itu kami langsung melakukan penyergapan dan mengamankan keduanya,” bebernya.

Baca Juga :  Tabrakan Maut Speedboat vs Speedboat, Polisi Tetapkan Satu Orang sebagai Tersangka

Saat diamankan, dan tak lagi bisa mengelak, keduanya pun seketika mengaku dihadapan petugas.

“Mereka ini ambil barang dengan sistem jejak dan mau diantarkan ke seseorang, tetapi ini masih kami dalami lagi. Perannya ya sebagai kudanya atau yang mengantar dan mengambil barang,” bebernya.

Dan dari introgasi awal petugas, jika barang haram tersebut diperoleh dari seseorang berinisial AGM dan saat ini masih dalam pengembangan kasus lebih lanjut.

“Setelah barang sampai baru nantinya mereka diberikan upah. Jadi, pemilik barang masih kami buru,” tandasnya. (*)

Share :

Berita Terkait

Hukrim

Sopir Travel Duel dengan Perampok di Dalam Mobil, Pelaku Berhasil Diamankan

Hukrim

Berantas Peredaran Narkoba, Polresta Samarinda Gagalkan Aksi Tiga Pelaku Pengedar 2 Kilogram Sabu

Hukrim

Aniaya Gurunya Hingga Tewas, Dua Santri Jalani 28 Adegan Rekonstruksi

Hukrim

KPK Limpahkan Berkas Dua Tersangka Kasus OTT Bupati Kutim, Jadwal Sidang Segera Diagendakan

Hukrim

Terkendala Benturan Agenda, BEM-KM Unmul Batal Diperiksa Hari Ini

Hukrim

Prostitusi Online di Kutim Diduga Langganan Pejabat, Polisi Akui Sulit Kembangkan Kasus Meski Kendaraan Pelanggan Berpelat Merah

Hukrim

Kekasih Anak Kuras Uang Hasil Jual Tanah Rp800 Juta

Hukrim

Bandar Narkoba Antar Provinsi Dibekuk, Sempat Kabur Keliling Samarinda