Home / Hukrim

Selasa, 28 Desember 2021 - 13:23 WIB

Ibu Korban Tangkap Sendiri Pelaku Pencabulan Anaknya, Ini Alasannya

ilustrasi pencabulan / tempo.co

ilustrasi pencabulan / tempo.co

Kaltimminutes.co – DS yang merupakan korban pencabulan bocah berusia 11 tahun berinisial S di Kota Bekasi mengaku dirinya sempat tersulut emosi atas kasus yang menimpa anak.

Hal itu terkait DS yang mengklaim bahwa kepolisian memintanya untuk menangkap sendiri pelaku pencabulan yang menimpa anaknya.

Terkait hal tersebut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan mengatakan Polres Metro Bekasi Kota telah menjelaskan kepada DS terkait prosedur dalam menangkap seorang pelaku, yakni harus ada dua alat bukti yang cukup.

“Setelah dijelaskan penyidik pelapor memahami penjelasan penyidik dan mengakui bahwa saat itu sedang emosi sehingga memberikan statement kepada rekan media bahwa penyidik menyuruh pelapor menangkap sendiri pelaku di Stasiun Bekasi,” tutur Zulpan dalam keterangannya, Selasa (28/12).

Baca Juga :  Ayah Tiri Bejat!! Gegara Tak Tahan Birahi Anak Tiri Jadi Korban hingga Hamil

Zulpan juga mengatakan pelapor yang berinisial  DS telah memberika klarifikasi atas pernyataan yang sempat ia baut tersebut dalam sebuah video.

“Saya minta maaf juga kemarin saya dalam keadaan emosi,” kata DS dalam sebuah video.

“Kapolres serta jajaran dan penyidik PPA yang menyambut saya dengan baik. Sudah, sudah ada penjelasan,” lanjutnya.

Lebih lajut Zulpan mengatakan bahwa pelapor DS juga menyampaikan ada korban lain yang berinisial N dan masih berusia 9 tahun.

Berdasarkan hasil pemeriksaan diketahui pelaku yang berinisial A melakukan aksinya saat korban sedang bermain dengan temannya.

“Dihampiri oleh pelaku lalu digendong dan dicium pipi kanan sebanyak dua kali. Kemudian korban berontak meminta diturunkan dan oleh pelaku diturunkan,” ucap Zulpan.

Baca Juga :  Mahfud MD Sebut Tindakan Aparat Kepolisian Mengepung Desa Wadas Sudah Sesuai Prosedur, Cak Imin Mengecam Keras

Untuk diketahui, aksi pencabulan yan dilakukan pelaku A terhadap S terjadi pada (18/12). Atas kejadian tersebut, kelurga korban melakukan laporan pada Selasa (21/12) sekitar pukul 03.00 WIB.

Dihari yang polisi langsung mengumpulkan alat bukti dengan melakukan Visum terhadap korban di RSUD. Namun berselang beberapa jam kemudian ternyata keluarga korban dan warga telah menangkap pelaku saat akan melarikan diri.

“Pukul 11.00 WIB pak RT bersama warga dan pelapor mengamankan pelaku yang akan melarikan diri ke stasiun, pelaku diamankan dan diantar ke Polres selanjutnya dilakukan penahanan,” tutur Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Aloysius Suprijadi, Senin (27/12). (*)

Share :

Berita Terkait

Hukrim

Polisi Selidiki Penipuan Lamaran Kerja di PLTU Nagan Raya Aceh, Korban Mengaku Menyetorkan Sejumlah Uang

Hukrim

Dilaporkan GP Ansor Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik, Polisi Bakal Periksa Roy Suryo

Hukrim

Kasus Indra Kenz Masih Terus Diselidiki, Polisi Temukan Pengalihan Dana Puluhan Miliar ke Kripto

Hukrim

Demo Ormas PP Berujung Ricuh, Polisi Panggil Penanggung Jawab Aksi

Hukrim

Beragendakan Tanggapan Eksepsi JPU, Sidang Kasus Rasuah PT MGRM Kembali Dilanjutkan

Hukrim

Kasus Suap Perpajakan, KPK Tahan Pejabat Ditjen Pajak

Hukrim

Kasus Dugaan Ujaran Kebencian, Bahar Smith Penuhi Panggilan Penyidik

Hukrim

Usut Kasus Korupsi Mesin Giling Tebu, KPK Periksa Mantan Direktur SDM dan Umum PTPN XI