Home / Hukrim

Jumat, 28 Februari 2020 - 20:07 WIB

Investigasi ESDM Kaltim, Bayu Tak Mati di Kolam Tambang

 

Kaltimminutes.co, Samarinda – Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltim telah rampung membuat laporan resmi terkait meninggalnya remaja 21 tahun, di danau yang diduga bekas kolam tambang. Kejadian di Jalan Kalan Luas, Kelurahan Mugirejo, Kecamatan Sungai Pinang, Jumat (21/2/2020) pekan lalu.

Mengutip laporan resmi tersebut, Bahaqi Hazami, Kepala Bidang Minerba Dinas ESDM Kaltim, menyangkal bahwa korban yang bernama Bayu Setiawan tewas di kolam tambang.

“Tim investigasi sudah turun ke lokasi. Hasilnya, kolam tersebut bukan kolam bekas tambang, namun vegetasi disekitar kolam original,” kata Bahaqi, dikonfirmasi Jumat (28/2/2020).

Selain itu, dari investigasi ke lapangan, Bahaqi menerangkan bahwa pihak perusahaan telah memasang rambu dilarang memancing dan beraktifitas di seitar kolam, rambu tersebt telah direbahkan oleh masarakat, sehingga susah terlihat.

Baca Juga :  Dor ! Terdengar Suara tembakan, Salah Satu Pengunjung THM di Samarinda Nyaris Kena Peluru

“Korban memasuki area tambang tidak seizin kepala teknik tambang (KTT) perusahaan yang beraktivitas di sana,” jelasnya.

Pihak ESDM Kaltim menduga, korban yang saat itu tengah memancing di tengah kolam, panik karena rakit yang korban tumpangi bersama kedua temannya tersangkut. Karena tidak bisa berenang, korban akhirnya tenggelam.

“Penyebab kejadian korban tidak bisa berenang, mwka ketika rakit yang ditumpangi tersangkut, korban panik. Sementara temannya menolong dulu temannya yang satu ke tepi, dengan maksud akan menolong kemudian korban, namun ketika mau kembali ternyata korban sudah tidak terlihat/tenggelam,” bebernya.

Baca Juga :  Baru 3 Hari Bebas, Habib Bahar bin Smith Kembali Masuk Penjara, Kenapa?

Korban diketahui baru ditemukan oleh Tim Search and Rescue (SAR/Pencarian dan Pertolongan) Samarinda, pada Minggu (23/2/2020).

Menilik dari data Jatam Kaltim. Kolam bekas tambang memang menjadi momok untuk warga Bumi Mulawarman. Sudah 36 orang yang menjadi korban sejak 2011 silam.

Di Kaltim ada 1.735 lubang bekas tambang batu bara. Ribuan lubang itu tersebar di kabupaten/kota.

Kukar menjadi daerah dengan lubang bekas tambang terbanyak di Kaltim, yakni sebanyak 842 lubang. Di Kota Tepian, ada 349 lubang, menyusul Kutai Timur terdapat 223 lubang. (rkm//)

Share :

Berita Terkait

Hukrim

Video Emak-emak Bertelanjang Dada Viral di Media Sosial, Ternyata Mereka Tuntut Ini

Hukrim

Dituntut 2 Tahun Penjara, 4 Terdakwa Peracik Ekstasi Palsu Minta Keringanan Hukum

Hukrim

Hari Ini, KPK Periksa 11 Saksi Terkait Kasus Korupsi Bupati Kutai Timur

Hukrim

Polresta Samarinda Akui Kesulitan Lacak Penyebar Berita Hoaks Andi Harun, Sudah Dipancing Pemilik Akun Disebut Tak Muncul

Hukrim

Wow!! Udin Balok Temani Bahar Bin Smith yang Baru Bebas dari Lapas Cibinong, Menuju Ponpes Tajul Alawi

Hukrim

Terancam 15 Tahun Penjara, Penasihat Hukum Pelaku Pembunuhan Gunung Lingai Akan Lakukan Ini

Hukrim

Pria 18 Tahun Dilaporkan ke Polisi, Diduga Hamili Sang Pacar yang Masih di Bawah Umur

Hukrim

Sidang Lanjutan Dugaan Korupsi PT AKU, Terungkap Kerja Sama Tanpa Persetujuan Dewan Pengawas