Home / Hukrim

Minggu, 15 Agustus 2021 - 18:29 WIB

Jadi Kurir Sabu, Pria 39 Tahun di Samarinda Diamankan Polisi dengan Barang Bukti 97,7 Gram

Barang bukti dua poket sabu yang didapati petugad dari tangan Andi Arham/IST

Barang bukti dua poket sabu yang didapati petugad dari tangan Andi Arham/IST

Kaltimminutes.co, Samarinda – Genderang perang melawan peredaran narkotika di Kota Tepian terus dikumandangkan Satrekoba Polresta Samarinda.

Hampir setiap pekannya, Korps Bhayangkara selalu berhasil mengamankan mereka yang terjun ke bisnis haram ini.

Kali ini, berlokasi di Jalan Teuku Umar, Kelurahan Karang Asam Ilir, Kecamatan Sungai Kunjang, tepatnya di depan kantor PT Sucofindo Sabtu (7/8/2021) lalu, petugas berpakaian sipil meringkus pria bernama Andi Arham dengan barang bukti 97,7 gram sabu-sabu.

Pria 39 tahun ini diketahui berperan sebagai kurir kristal haram yang mana baru akan melakukan pengantaran saat orderan diterima, dengan sistem hilang jejak.

Pelaku yang merupakan warga Jalan Teuku Umar, Gang Subur, Kelurahan Karang Asam Ilir Kecamatan Sungai Kunjang ini berhasil diamankan berkat laporan keresahan masyarakat pada petugas.

Baca Juga :  Kasus Pembacokan Lansia, Proses Terus Berjalan, Polisi Tunggu Hasil Observasi

Ketika diamankan, tepatnya saat waktu kejadian sekira pukul 20.30 Wita pelaku yang menggunakan sepeda motor Honda Vario KT 2889 VP sempat coba membuang barang bukti dua poket sabu yang hendak diantarkannya tersebut.

“Sebelum diamankan, pelaku sempat coba menghilangkan barang bukti dengan cara membuangnya.

Namun anggota berhasil menemukan dan langsung dilakukan penahanan pada yang bersangkutan,” ungkap Kasat Reskoba Polresta Samarinda, AKP Rido Doly Kristian melalui Kanit Sidik Iptu Purwanto Minggu (15/8/2021).

Lanjut Purwanto, barang bukti yang berhasil didapati petugas ini dikemas pelaku menggunakan kantong plastik warna kuning, yang berisi dua bungkus sabu yang dilapis bungkus kemasan polos warna keemasan.

Baca Juga :  Waspada! Satu Keluarga di Balikpapan Baru Disekap Komplotan Perampok 

Tak lagi bisa mengelak, Andi Arham hanya bisa pasrah. Saat diinterogasi, Andi menuturkan pada petugas jika ia berkomunikasi untuk pengantaran sabu melalui telpon seluler disaluran private number.

“Andi ini perannya ya bisa dibilang pengedar, kalau ada yang pesan, baru dia antar,” imbuhnya.

Dan diketahui pula ternyata pelaku ini merupakan seorang residivis narkoba yang baru bebas pada akhir 2020 lalu.

“Kasusnya sama narkoba, dan mengambil barang tersebut sudah tiga kali pengakuannya. Sekarang kami masih dalami lagi,” tandasnya. (*)

Share :

Berita Terkait

Hukrim

Dugaan Kasus Hibah KONI Samarinda Masih Diselidiki, Sekkot Bantah Pernah Dipanggil Pihak Kejari

Hukrim

Polisi Amankan Tiga Pengedar di Samarinda, Masih Satu Jaring dan Terus Didalami

Hukrim

Tersangkut Kasus Korupsi, Mantan Anggota DPRD Kaltim Divonis 1 Tahun Penjara

Hukrim

Pria di Samarinda Didakwa 1,6 Tahun Penjara, Diduga Gelapkan Kendaraan Sewaan

Hukrim

Lakukan Perampokan di Sejumlah Provinsi, 4 Pelaku Ditangkap di Sumatera

Hukrim

Kasus Prostitusi Anak Dibawah Umur di Samarinda, Muncikari Terancam Kurungan 15 Tahun Penjara

Hukrim

Kaget Listrik Padam, Ternyata Kantin dan Koperasi Rutan Klas II A Hangus Dilalap Api

Hukrim

Rebutan Cowok, Dua Remaja Perempuan di Samarinda Saling Ejek hingga Terlibat Perkelahian