Home / Hukrim

Jumat, 17 September 2021 - 15:12 WIB

Kasus Pelecehan yang Dilakukan AL Jadi Sorotan Publik, Ketua DPRD Balikpapan: Kalau Dikebiri Saya Setuju

Ilustrasi Kebiri/joss.co.id

Ilustrasi Kebiri/joss.co.id

Kaltimminutes.co, Balikpapan – Kasus pelecehan yang dilakukan AL beberapa waktu lalu mengundang perhatian masyarakat, khususnya di Kota Balikpapan.

Berbagai pejabat memberikan pendapat terhadap kasus AL ini.

Ketua DPRD Kota Balikpapan Abdulloh, menilai perbuatan yang telah dilakukan AL kepada siswi SMP yang tak berdosa itu merupakan perbuatan yang bejat.

“Bahwa itu perbuatan yang bejat menurut pandangan kami,” kata Abdulloh kepada awak media.

Dirinya pun sepakat terhadap pendapat hukum kebiri yang dilontarkan Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Gafur Mas’ud.

“Kepada yang bersangkutan jika terbukti bersalah saya sepakat dengan Bupati Penajam bapak Abdul Gafur Mas’ud kalau perlu dikebiri saya setuju,” ujarnya.

Baca Juga :  Ketua DPRD Balikpapan Respons Soal Penurunan Kasus Covid-19

Abdulloh mengatakan AL adalah contoh manusia yang menganggap dirinya suci, paling benar, dan paling hebat, namun kenyataannya tidak seperti yang dibayangkan.

“Tidak menyangka juga saya, mengkritisi pemerintah, mengkritisi DPRD seolah dia nabi paling suci, ternyata paling bejat,” ujarnya.

“Saya kira dia orang baik, tenyata lebih bejat daripada binatang,” lanjut Abdulloh.

Dengan kasus AL yang telah menyebar di media sosial ini, telah mencoreng nama baik universitas di Kota Balikpapan yang menjadi tempat AL bekerja.

Baca Juga :  Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kaltim Enggan Komentari Dugaan Anggota DPRD Balikpapan Reaktif Rapid Test

“Mencoreng nama perguruan tinggi, mencoreng dunia pendidikan, mencoreng nama jabatan dosen, dan tidak sesuai dengan kata dan perbuatannya,” katanya.

Abdulloh pun mengimbau kepada seluruh masyarakat kota Balikpapan agar dapat berhati-hati terhadap oknum bejat yang berkedok hati malaikat.

“Kepada warga Balikpapan waspada pengawasan anaknya, karena tidak menutup kemungkinan ada predator lain yang sama seperti AL,” imbaunya.

Diberitakan sebelumnya, kini AL tengah dalam proses pemeriksaan Polser Penajam Paser Utara (PPU). (*)

Share :

Berita Terkait

Hukrim

Tinggal di Masjid, Perantauan Asal Banjarmasin Ditemukan Meninggal di Samarinda

Hukrim

Beragendakan Tanggapan Eksepsi JPU, Sidang Kasus Rasuah PT MGRM Kembali Dilanjutkan

Hukrim

Sudah 7 Kasus Penjualan Satwa Dilindungi Diungkap BPPHLHK selama 2020

Hukrim

Handphone Miliknya Tertinggal di Rumah Korban, Pencuri ini Ditangkap Polisi

Hukrim

Update Lahan Bekas AMPI Kaltim, Kejari Samarinda Ungkap Penyelesaian Masih Berjalan

Hukrim

Guru Ponpes di Bandung Gagahi 12 Santri, 7 Korban Hamil

Hukrim

Tak Mampu Biayai Istri Melahirkan, Seorang Pemuda di Samarinda Nekat Lakukan Tindak Kriminal

Hukrim

Terbukti Lakukan Pencurian di Samarinda Seberang, Dua Pemuda Berhasil Diamankan Polisi