Home / Hukrim

Minggu, 21 November 2021 - 15:13 WIB

Kronologi Kejadian Pengedar Ratusan Butir Pil Ekstasi Tewas Ditembak Polisi

ilustrasi ditembak / liputankota.com

ilustrasi ditembak / liputankota.com

Kaltimminutes.co – Seorang pria berinisial IS yang diduga pengedar ratusan butir pil ekstasi di tembak Polisi lantaran melawan dan mencoba merebut senjata petugas Polsek Siak Hulu Kabupaten Kampar, Riau saat hendak ditangkap.

Meski sempat diberikan pertolongan medis, nyawanya IS tidak tertolong lantaran luka tembakan dibagian perut

Kronologi kejadian

“Tim Opsnal Polsek Siak Hulu melakukan undercover, di sekitar lokasi yang disepakati akan dilakukan transaksi di jalan lintas timur, persisnya dekat Pesantren Teknologi Riau di Desa Pangkalan Baru Kecamatan Siak Hulu,” kata Kapolsek Siak Hulu AKP Rusyandi Zuhri Siregar, Sabtu (20/11).

Baca Juga :  Diduga Lakukan Pelanggaran Disiplin, Kadis Pertanahan Samarinda Diberhentikan Sementara

Setelah tiba di lokasi, polisi menangkap IS dan menemukan barang bukti satu kantong plastik berisi 285 butir pil ekstasi.

“Saat tim menangkap IS, temannya yang akan menerima barang bukti kabur menggunakan motornya,” ujarnya.

Saat hendak diamankan, IS melawan dan berusaha merampas senjata api milik polisi yang menyamar.

Baca Juga :  Pria di Samarinda Didakwa 1,6 Tahun Penjara, Diduga Gelapkan Kendaraan Sewaan

“Karena membahayakan petugas, lalu tersangka diberikan tindakan tegas terukur dengan cara menembak dan mengenai bagian perut,” jelasnya.

Polisi lantas membawa IS ke RS Bhayangkara Polda Riau. Karena kondisinya semakin lemah, dia dirujuk ke RSUD Arifin Achmad Pekanbaru.

“Tapi nyawa IS tidak dapat tertolong dan meninggal dunia,” tandasnya. (*)

Artikel ini telah tayang di merdeka.com dengan judul “Melawan saat Ditangkap, Pengedar Ekstasi di Kampar Tewas Ditembak Polisi”. https://www.merdeka.com/peristiwa/melawan-saat-ditangkap-pengedar-ekstasi-di-kampar-tewas-ditembak-polisi.html

Share :

Berita Terkait

Hukrim

100 Hari Pemerintahan Jokowi-Amin, Mahasiswa Gelar Aksi

Hukrim

Sudah 7 Kasus Penjualan Satwa Dilindungi Diungkap BPPHLHK selama 2020

Hukrim

Alasan Mau Bayar Indekos, Pasutri Ini Bawa Lari Motor Tetangga

Hukrim

Pelapor dan Terlapor Kasus Dugaan Cek Kosong Masih Menanti Langkah Lanjutan Polisi

Hukrim

Polisi Bongkar Prostitusi Online di Kukar, 2 Orang Diamankan

Hukrim

Lakukan Perampokan di Sejumlah Provinsi, 4 Pelaku Ditangkap di Sumatera

Hukrim

Dari Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi PT AKU, Penegak Hukum Temukan Perusahaan Fiktif

Hukrim

Emosi Membela Anaknya yang Diduga Dicabuli, Seorang Ayah Malah Dilaporkan Atas Kasus Penganiayaan