Home / Hukrim

Sabtu, 15 Januari 2022 - 15:02 WIB

Lakukan Aksi Bobol Rumah di Samarinda, Tiga Pelaku Diringkus Polsek Sungai Kunjang

Ilustrasi aksi bobol rumah (sumber foto: Tribunnews.com)

Ilustrasi aksi bobol rumah (sumber foto: Tribunnews.com)

Kaltimminutes.co, Samarinda – Hubungan Syamsudin alias Cancu (46) dan Fahrurozy alias Ozi (19) sebagai kakak dan adik ipar semakin harmonis tatkala keduanya bersepakat melakukan aksi pencurian.

Tak hanya berdua, kakak dan adik ipar itu pasalnya turut serta membawa rekan mereka, yakni Rizki Ilham Prayoga alias Jawa (22) untuk memuluskan aksinya.

Diketahui komplotan kriminal tersebut beraksi sejak November 2021 dengan modus bobol rumah yang mana kebanyakan sasarannya adalah warung makan di sekitar Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur.

Dalam aksinya itu sebanyak 14 unit ponsel berhasil mereka gasak dan jual dengan harga Rp 1,1 juta sampai dengan Rp 1,2 juta yang dipasarkan melalui media sosial (medsos).

Baca Juga :  Warga Datangi DPRD Samarinda, Bahas DOB Samarinda Seberang

Aksi ketiga spesialis pencurian itupun berakhir setelah Tim Anti Bandit Polsek Sungai Kunjang berhasil meringkus mereka pada Rabu (12/1/2022) lalu di dua tempat berbeda, yakni di kawasan Jembatan Mahakam Ulu (Mahulu) dan Jalan Cendana.

“Komplotan itu dalam aksinya juga mempersenjatai diri dengan sajam jenis parang. Mereka menggunakan modus merusak gembok pintu rumah tinggal atau rumah makan yang menjadi targetnya,” beber Kapolsek Sungai Kunjang, Kompol Made Anwara, melalui Kanit Reskrim, Ipda Roni Wibowo, Sabtu (15/1/2021).

Roni menjelaskan, komplotan Syamsudin, Fahrurozy, dan Rizki dalam melancarkan aksi memiliki peran berbeda.

Baca Juga :  Temuan Sidak ke SPBU, Komisi III DPRD Samarinda Curigai Solar Subsidi Mengalir ke Tambang Ilegal

“Syamsudin dan Fahrurozy yang masuk untuk melancarkan pencurian, sementara Rizki menunggu di luar mengawasi situasi,” jelas Roni.

Dari hasil kejahatan ketiga pelaku yang ditangkap itu, polisi turut menyita 6 unit ponsel hasil curian yang belum sempat mereka jual.

“Dua ponsel di antaranya mereka curi dari dua TKP di wilayah Sungai Kunjang, dan sisanya dari TKP wilayah hukum Polsek lainnya,” ujar Roni.

Dan untuk mengungkap TKP lain yang turut disasar Syamsudin, Fahrurozy, dan Rizki. Polsek Kunjang berkoordinasi dengan Polsek lainnya termasuk Satreskrim Polresta Samarinda.

“Untuk itu kami terus melakukan pendalaman penyidikan,” pungkasnya.

(*)

Share :

Berita Terkait

Hukrim

BEM-KM Unmul Dipanggil Polisi Atas Postingan Patung Istana, Berbagai Respon Mulai Berdatangan 

Hukrim

Polisi Ambil Langkah Jalan Damai Terhadap Kasus Remaja Putri Baku Hantam Gegera Rebutan Lelaki di Samarinda

Hukrim

Tanggapi Postingan Viral Perlakuan Kasar Oknum Sopir Angkot, Polisi Beri Imbauan Begini

Hukrim

Diduga Hendak Mencuri di Rumah Warga Korban Kebakaran, Pria Ini Beralibi Hendak Minta Minum

Hukrim

Niat Hendak Temui Teman Wanita di Hotel, Tapi Naas! Motor Lelaki Ini Justru Dicuri Rekan Sendiri

Hukrim

Selidiki Tambang Ilegal di Samarinda Utara, Polisi Kantongi Nomor Telepon Terduga Pemilik Tambang

Hukrim

Pengedar Uang Palsu Asal Kukar Dibekuk Polisi di Samarinda, Ini Kronologinya

Hukrim

Wow!! Udin Balok Temani Bahar Bin Smith yang Baru Bebas dari Lapas Cibinong, Menuju Ponpes Tajul Alawi