Home / Hukrim

Senin, 10 Februari 2020 - 17:29 WIB

Mahasiswa Seruduk Kejati Kaltim, Minta Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Pembangunan Gedung Klinik RSUD Taman Husada Bontang

Senin (10/2/2020), kelompok mahasiswa yang atasnamakan Lembaga Aksi Mahasiswa Peduli Pemimpin (Lapin) gelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur.

Kedatangan kelompok mahasiswa tersebut, terkait aksi unjuk rasa yang mereka lakukan.

Dalam aksinya, masssa meminta aparat terkait untuk menyelidiki dan mengembangkan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan gedung klinik di RSUD Taman Husada Bontang, Kaltim.

Baca Juga :  Sakit Hati Sang Pacar Miliki Kekasih Lain, Ibu Muda di Samarinda Aniaya Bayinya yang Baru Lahir

Disampaikan bahwa massa menilai ada kejanggalan dalam proyek tersebut. Kejanggalan dinilai dari proses pengadaan proyek, perencanaan hingga pada pemenang tender.

“Kami datang ke sini untuk meminta jaksa penyidik memeriksa dugaan kasus korupsi di proyek RSUD Bontang,” ujar Koordinator Lapangan (Korlap), Wirawan dalam aksi orasinya di depan kantor Kejati Kaltim.

Dalam aksinya penjagaan dari aparat kepolisian terlihat di lokasi. Puluhan petugas tepatnya, mengawasi aksi massa.

Baca Juga :  Kedua Kelompok Pemuda Bentrok, Diduga Akibat Berebut Perempuan

Lebih lanjut, usai sampaikan aspirasi dalam aksi, perwakilan mahasiswa diajak mediasi oleh Kejati Kaltim. Perwakilan mahasiswa saat itu diterima oleh Kasi Penerangan dan Hukum (Penkum), Muhammad Faried untuk diajak berdiskusi terkait poin dari aksi massa yang mereka lakukan.

Hingga berita ditulis, aksi massa masih berlangsung.

Share :

Berita Terkait

Hukrim

Diduga Curi HP, 2 Pemuda Diamuk Massa, Pelaku: Saya Tak Niat Curi, Cuma Amankan

Hukrim

Lagi Asik Nunggu Pelanggan, Pria di Samarinda Diciduk Polisi Diduga Edarkan Ekstasi

Hukrim

Tinggal di Masjid, Perantauan Asal Banjarmasin Ditemukan Meninggal di Samarinda

Hukrim

Minta Aparat Usut Dugaan Korupsi PT Mahakam Gerbang Raja Migas, Mahasiswa Aksi di Depan Kantor Kejati Kaltim

Hukrim

Diduga Lakukan Penipuan Bermodus Arisan Online, Istri Polisi di PPU Dijadikan Tersangka

Hukrim

Polisi Musnakan Sabu Hasil Sitaan Seberat 25 Kg di Balikpapan 

Hukrim

Sidang Kasus Balita Yusuf Ditunda PN Samarinda, Lantaran Berkas Tuntutan Belum Rampung

Hukrim

Telusuri Jaringan Sabu di Lapas, Kemenkumham Sebut Jika Petugas Terlibat Bisa Dipecat