Home / Hukrim

Minggu, 8 Maret 2020 - 21:12 WIB

Pastikan Penyebab Kematian, Keluarga Korban Tenggelam di Sungai Mahakam Minta Jasad Diautopsi

 

Kaltimminutes.co, Samarinda – Tim Inafis Polres Kukar bersama dokter forensik, melakukan autopsi terhadap jenazah Milu Elda Wati (28), warga Jalan Long Pahangai, RT 06, Desa Maluhu, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Autopsi digelar di RSUD AW Sjahranie, Minggu (8/3/2020) sore, atas permintaan pihak keluarga korban.

Kakak kandung korban berinisial S (31) yang tak ingin diwartakan identitasnya, kalau autopsi tersebut untuk memastikan penyebab kematian sang adik.

Pasalnya, menurut pengakuan S kepada awak media, adik perempuannya ini dikenal sebagai pribadi yang ramah dan baik.

“Dia juga engga tega kalo melihat orang di sekitarnya kesusahan,” ucapnya.

Selain meminta proses autopsi, menurut S, pihak keluarga juga merasa keberatan, lantaran adanya sebuah postingan di media sosial yang memuat wajah dari ibu mereka.

Baca Juga :  Dinas Pertanahan Diusulkan Dibubarkan, Wali Kota Ungkap Harus Didasari Kajian Teknis

“Ya, kami keberatan, karena hal itu tentu membuat kami semakin merasa sedih,” jelasnya.

Lebih jauh dijelaskannya, korban tenggelam merupakan anak bungsu dari 7 bersaudara. Korban sendiri memilik seorang anak yang sekarang duduk di bangku kelas 3 sekolah dasar (SD). Selain itu, menurut S, hari terakhir dirinya berjumpa dengan sang adik saat korban meminta izin untuk berangkat bekerja.

“Minta izin mau berangkat kerja di perusahaan plywood, tapi kita juga engga tau lokasi pastinya di mana,” imbuhnya.

Berdasarkan hal tersebut, maka pihak keluarga meminta rangkain autopsi untuk memperjelas kematian sang adik. Untuk diketahui, jenazah korban saat ini masih menjalani proses autopsi di RSUD AW Sjahranie oleh dokter forensik bersama Tim Inafis Polres Kukar.

Baca Juga :  Pengangguran di Samarinda Diciduk Polisi, Diduga Mencuri Motor

Sementara itu, diwartakan sebelumnya pada Minggu (8/3/2020) pagi, sekira pukul 08.00 Wita, jenazah Milu Elda Wati berhasil ditemukan petugas di perairan Sungai Mahakam, Kelurahan Sengkotek, Samarinda Seberang.

Sementara itu, Milu Elda Wati sendiri dikabarkan menghilang pada Minggu (1/3/2020) pekan silam. Namun, karena minimnya saksi, petugas baru melakukan pencarian terhadap Milu Elda Wati yang dikabarkan menceburkan diri ke Sungai Mahakam karena diduga depresi akibat hubungan pericintaannya, Rabu (3/3/2020). (rkm//)

Share :

Berita Terkait

Hukrim

Lakukan Penganiayaan, Dua Pria di Samarinda Ditangkap Polisi, Pelaku Lain Masih Dikejar

Hukrim

Kronologi Gadis 19 Tahun di Samarinda Diamankan Polisi, Nekat Lakukan Ini untuk Biaya Pernikahan

Hukrim

Dorrr… Residivis Jambret dan Curanmor Dibekuk Polisi, Salah Satunya Dihadiahi Timas Panas

Hukrim

Jualan Ikan Miliknya Tak Laku Karena Pandemi, Perempuan Ini Nekat Curi Kalung Emas di Toko

Hukrim

Usai Gagal Lakukan Aksi Konyolnya, Pelaku Percobaan Perampokan Bank di Samarinda Resmi Jadi Tersangka

Hukrim

Ayah Tiri Bejat!! Gegara Tak Tahan Birahi Anak Tiri Jadi Korban hingga Hamil

Hukrim

Selidiki Tambang Ilegal di Samarinda Utara, Polisi Kantongi Nomor Telepon Terduga Pemilik Tambang

Hukrim

Pria di Samarinda Dikejar Warga, Diduga Curi Handphone di Warung