Home / Hukrim

Jumat, 8 Mei 2020 - 11:50 WIB

Polisi Amankan 28 Muda-mudi di Samarinda yang Lakukan Kumpul-kumpul di Hotel Melati, Pesta Seks?


Kaltimminutes.co, Samarinda – Memasuki bulan suci Ramadan rupanya tak serta-merta membuat  penyakit masyarakat mereda.

Kamis (7/5/2020) pukul 23.00 Wita tadi, jajaran kepolisian dari Unit Jatanras Macan Borneo, Satreskrim beserta Satlantas dan Samapta Polresta Samarinda melakukan penindakan kepada puluhan muda-mudi di hotel kelas melati di Samarinda.

Aparat kepolisian berhasil mengamankan 28 muda-mudi yang terdiri dari 7 laki-laki dewasa, 2 perempuan dewasa dan 8 remaja perempaun serta 11 remaja laki-laki. Kelompok muda-mudi ini diamankan petugas lantaran meresahkan warga sekitar, yang mana mereka berkumpul dalam jumlah besar dalam satu kamar.

“Paling banyak kami temukan 8 orang dalam satu kamar,” ungkap Kanit Jatanras Macan Borneo, Satreskrim Polresta Samarinda, Iptu Abdul Rauf kepada awak media.

Saat ditanya awak media, perempuan berinisial DS (25) yang terjaring razia petugas malam tadi tak bisa banyak berkomentar dan hanya memilih menutup wajah malunya.

Baca Juga :  Sidang Lanjutan Dugaan Korupsi PT AKU, Terungkap Kerja Sama Tanpa Persetujuan Dewan Pengawas

“Saya sama pacar di sini,” singkat DS.

Namun saat itu DS sedikitpun tak bergeming ketika ditanya hendak melakukan apa di kamar hotel melati tersebut. Berbeda dengan DS, perempuan lainnya berinisial NA (20) mengaku jika kedatangannya di hotel tersebut untuk mendatangi rekan-rekannya.

“Saya baru datang pak. Tadi mau datangi teman di kamar itu,” ucapnya menunjuk kamar hotel di lantai satu.

“Engga ngapa-ngapain. Cuma dudukan aja kumpul-kumpul,” sambungnya.

Kembali ke Rauf, lebih jauh diungkapkan polisi berpangkat balok dua ini, penindakan malam tadi berkenaan dengan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Mahakam 2020. Puluhan muda-mudi ini diamankan di lima kamar berbeda.

“3 kamar kami dapati di lantai 3. 1 kamar di lantai 2 dan 1 kamar di lantai 1,” beber Rauf.

Hasil penyelidikan sementara, sambungnya,  muda-mudi ini diketahui hanya melakukan aktivitas berkumpul saja. Polisi tidak mendapati barang bukti yang menjurus ke arah prostitusi, pesta alkohol maupun narkotika. Dugaan sementara para muda-mudi ini berkumpul untuk menunggu waktu balapan liar yang sedang marak saat ini.

Baca Juga :  Antisipasi Penyebaran Covid-19, Kantor Gubernur Kaltim Disemprot Desinfektan

“Dugaan sementara itu, karena beberapa diantaranya memiliki luka di kaki akibat jatuh dari motor. Namun lebih jelasnya kami masih selidiki lagi,” tuturnya.

Ke 28 muda-mudi ini setelah dilakukan pendataan kemudian digelandang petugas menggunakan truk Samapta menuju Polresta Samarinda. Tak hanya mereka, petugas kala itu juga mengamankan 9 unit motor dan diamankan ke Pos Meranti Satlantas Polresta Samarinda.

“Nantinya, setiap orang tua muda-mudi ini akan dipanggil untuk dilakukan pembinaan agar bisa lebih mengawasi aktivitas anak mereka, terlebih di masa darurat pandemi Covid-19 saat ini,” pungkasnya. (rkm//)

Share :

Berita Terkait

Hukrim

Pria 49 Tahun Diciduk Polisi di Samarinda, Diperiksa Personel Temukan Poketan Sabu

Hukrim

Pemuda Pingsan Diamuk Massa, Diduga Hendak Maling Dompet di Jalan Grilya

Hukrim

4 Orang Ditangkap Polisi karena Diduga Jalankan Bisnis Prostitusi di Samarinda dan Balikpapan

Hukrim

Gunakan Obat Tidur, Ayah Bejat Cabuli Anak Tiri

Hukrim

Sakit Hati Sang Pacar Miliki Kekasih Lain, Ibu Muda di Samarinda Aniaya Bayinya yang Baru Lahir

Hukrim

Sudah 6 Kali Sidang, KIP Tolak Permohonan Pokja 30

Hukrim

Bejat!! Ayah Tiri Cabuli Sang Anak Remaja 17 Tahun, Berawal Tidur Satu Ruangan Bersama Ibu dan Anak

Hukrim

Bejat!! Bocah 10 Tahun Diperkosa dan Dibunuh, Ditemukan Tergantung di Depan Kamar Indekos