Home / Hukrim

Rabu, 12 Februari 2020 - 21:15 WIB

Polisi Bongkar Prostitusi Online di Kukar, 2 Orang Diamankan

Ilustrasi prostitusi online di Kukar/Sumber:Google

Ilustrasi prostitusi online di Kukar/Sumber:Google

Kaltimminutes.co, Samarinda – Kepolisian dari Satreskrim Polres Kukar berhasil mengamankan dua orang tersangka kasus prostitusi online di Kutai Kartanegara.

Mengutip dari rilis kepolisian, ke 2 pelaku diketahui melancarkan aksi prostitusi online ini dari balik handphone mereka menggunakan nama masing My Ledies dan Mami Ledies.

Dari hasil penyelidikan polisi, diketahui bahwa My Ledies adalah pelaku dengan inisial WS (32), sementara Mami Ledies adalah berinisial RP (25).

Keduanya diketahui mencari pelanggan esek-esek online melalui aplikasi daring seperti Mi Chat, Facebook dan WhatsApp. WS dan RP diketahui memiliki beberapa anak buah yang dijajakan untuk meraih keuntungan, bahkan ada pula yang masih dibawah umur.

Baca Juga :  Kasus Covid-19 Masih Naik, Kadinkes Kaltim Ragukan Efektifitas PPKM

Saat menerima bookingan dari pengguna jasa prostitusi online ini, WS dan RP mengirimkan beberapa foto wanita yang telah memiliki nomor urut masing-masing, kepada pelanggannya.

Terkait harga, WS diketahui mematok harga sebesar Rp 800 ribu, sementara RP memasang harga Rp 600 ribu.

Saat terjadi kesepakatan harga, WS dan RP yang diamankan pihak kepolisian di waktu dan tempat berbeda diketahui, mengantar anak buahnya bertemu dengan pelanggannya di sebuah hotel ataupun penginapan yang masih berada di wilayah Tenggarong.

Saat digrebek tim Satreskrim Polres Kukar, RP saat itu menerima pria hidung belang bersama anak buahnya di rumah kontrakannya pada Kamis (6/2).

Baca Juga :  Pemprov Usulkan Bangunan Baru di RSUD AWS Samarinda, Ketua Komisi IV Akui Belum Pernah Diajak Bicara

Sedangkan, aksi bejat WS berhasil di gagalkan oleh pihak kepolisian dua hari sebelum RP digrebek polisi, tepatnya Selasa (4/2) lalu.

Dari kejadian tersebut, polisi menyita barang bukti berupa tiga unit handphone, uang tunai sebanyak Rp 1,1 juta, 1 unit sepeda motor matic Mio berwarna hitam, sekaligus foto anak buah keduanya.

Untuk mempertanggung jawabkan aksi prostitusi onlinenya itu, pelaku di jerat pasal berlapis dengan ancaman hukum pidana kurungan paling singkat 3 tahun dan maksimal 15 tahun. (rkm//)

Share :

Berita Terkait

Hukrim

Diduga Lakukan Penipuan Bermodus Arisan Online, Istri Polisi di PPU Dijadikan Tersangka

Hukrim

Laporan Bancakan Bankeu APBD Kaltim 2020 Berproses di Kejati Kaltim, Tunggu Disposisi Pimpinan Sebelum Intelijen dan Pidsus Bergerak

Hukrim

Diduga Hendak Edarkan Sabu, Dua Pemuda di Samarinda Diciduk Polisi

Hukrim

Kejadian Hanggar Bandara APT Pranoto Disebut Rugikan Negara, Mahasiswa Unjuk Rasa di Kejati Kaltim

Hukrim

Sebarkan Uang Palsu, Pasutri Diancam Kurungan 10 Tahun

Hukrim

Jalur Tengkorak Gunung Manggah, Komisi III DPRD Kaltim Usulkan Bangun Flyover

Hukrim

Lanjutan Kasus Korupsi Bupati Kutim, KPK Periksa 20 Orang di Mapolresta Samarinda

Hukrim

Waspada!! Produk Daging Babi Dikemas Mirip Daging Sapi Terjual Bebas, Ternyata di Kota Ini Juga Dijual