Home / Hukrim / Ragam

Selasa, 21 Januari 2020 - 09:44 WIB

Polisi Tetapkan 2 Orang Tersangka, Kasus Ananda Yusuf Temui Titik Terang

Dalam konfirmasi kepada awak media,  Kanit Reskrim Ipda M Ridwan mengatakan jika hasil tes tersebut identik dengan Yusuf

Dalam konfirmasi kepada awak media, Kanit Reskrim Ipda M Ridwan mengatakan jika hasil tes tersebut identik dengan Yusuf

kaltimminutes.co-Samarinda. Perlahan kasus ananda Yusuf mulai terungkap, hampir dua bulan berlalu kasus tersebut belum menemui titik terang, sejak hilangnya di sebuah PAUD yang berlokasi di Jl. AW. Syahrani Samarinda Ulu.

Setelah penemuan polisi langsung melakukan pemeriksaan tes DNA di PUSLABFOR Mabes Polri Jakarta. Hampir sebulan setelahnya, barulah hasil diketahui. Dalam konfirmasi kepada awak media pada Selasa (21/1/2020) pukul 21.20 Wita tadi, Kanit Reskrim Polsek Samarinda Ulu  Ipda M Ridwan mengatakan jika hasil tes tersebut identik dengan Yusuf.

“Hasil pemeriksaannya identik,” tegas Ridwan.  Setelah serangkaian gelar perkara, polisi akhirnya menetapkan dua orang berinisial ML dan SG.

Baca Juga :  Kejadian Mobil Masuk Sungai Mahakam, Polisi Sebut di Dalam Mobil Hanya Sopir, Tak Ada Penumpang Lain

“Malam ini kami jemput. Statusnya sudah kami tingkatkan dari saksi menjadi tersangka,” beber Ridwan.

Kedua tersangka ini, kata Ridwan merupakan pengasuh saat Yusuf berada dalam pengawasan PAUD saat kejadian awal.  “Dari hasil gelar perkara kami jerat dengan Pasal 359 KUHP, karena telah lalai hingga menyebabkan seseorang meninggal dunia,” imbuhnya.

Meski saat ini polisi telah menetapkan dua orang tersangka, namun ke depan tidak menutup kemungkinan jika jumlahnya akan bertambah. Bahkan pasal yang menjerat keduanya pun tak menutup kemungkinan juga akan berlapis.

Baca Juga :  Ciptakan Kebiasaan Hidup Sehat Warga, Wali Kota Samarinda Resmikan Kampung Tangguh Covid-19 di Loa Bakung

“Sambil berjalan kasus ini, maka hal tersebut tidak menutup kemungkinan. Yang jelas sekarang sudah ditetapkan dua orang tersangka,” tambahnya.

Dugaan kematian ananda Yusuf pun sejauh ini masih sama, yakni meninggal akibat tercebur di saluran drainase hingga mengantarkan jenazahnya ke eks anak sungai karang asam.

“Sementara dugaannya itu. Setelah diamankan tersangka juga akan kami periksa secara intensif selama 1×24 jam. Selain itu kami juga belum menemukan tindak pidana lainnya dan para tersangka diancam kurungan di atas 5 tahun penjara,” pungkasnya.(*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Terima DIPA dan Dana TKDD 2022, Ini Harapan Wali Kota Samarinda

Ragam

Asik!! Nanti Malam Ada Dua Fenomena Astronomi, Bulan Purnama Strawberry dan Gerhana Bulan Penumbra, Ini Waktunya

Ragam

Arab Saudi Longgarkan Lockdown, Kemenag Kaltim Tunggu Hasil Lobi-lobi Pemerintah RI Terkait Keberangkatan Haji dan Umrah

Ragam

Ungkap Sistem Pendidikan Indonesia, Nadiam: Pendidikan Kita Belum Mampu Edukasi Perubahan Iklim

Ragam

Rhoma Irama Tegaskan Nasip Soneta Jika Dirinya Meninggal Dunia

Ragam

Petugas PSBB yang Terlibat Cekcok dengan Habib Umar Assegaf, Diberi Hadiah Umrah

Hukrim

SMA Negeri 1 Oksibil Dibakar Orang Tak Dikenal, Diduga Pelaku dari KKB Pimpinan Lamek Taplo

Ragam

RS SMC Jadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19, Protokol Kesehatan Ketat Diberlakukan