Home / Hukrim

Senin, 25 Januari 2021 - 14:54 WIB

Pria 49 Tahun Diciduk Polisi di Samarinda, Diperiksa Personel Temukan Poketan Sabu

Barang bukti yang diamankan pihak kepolisian/ IST

Barang bukti yang diamankan pihak kepolisian/ IST

Kaltimminutes.co, Samarinda – Pemberantasan polisi memberangus para pelaku kejahatan tindak pidana narkotika terus dilanjutkan. Teranyar, jajaran Satreskoba Polresta Samarinda mengamankan seorang pria bernama Haidir dengan barang bukti sabu dan ekstasi.

Pria 49 tahun ini diamankan petugas saat asyik duduk santai di teras rumahnya, yang beralamatkan di Jalan Pangeran Antasari, Gang Nusa Indah 3, Kelurahan Teluk Lerong Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang pada Jumat (22/1/2021) pukul 15.30 Wita.

Pengungkapan ini dijelaskan Kasat Reskoba Polresta Samarinda, Kompol Andika Dharma Sena melalui Kanit Sidik Iptu Abdillah Dalimunthe berawal dari laporan keresahan masyarakat.

Kata Dalimunthe, masyarakat dikawasan itu resah sebab kediaman pelaku diduga kerap dijadikan tempat transaksi narkotika.

Baca Juga :  ZTE dan LG Batal ke MWC 2020 Akibat Wabah Corona Virus

“Setelah mendapatkan informasi itu, kami langsung melakukan penyelidikan dan memantau kediaman pelaku,” kata Dalimunthe melalui telpon selulernya, Minggu (24/1/2021) siang tadi.

Melihat targetnya sedang duduk santai, polisi berpakaian sipil lantas bergerak mendekat. Seketika Haidir diamankan tanpa perlawanan.

“Setelah diamankan pelaku langsung kami geledah, dan anggota mendapatkan barang bukti satu poket seberat 0,51 gram di kantong celana yang dikenakan pelaku,” imbuhnya.

Usai digeledah, Haidir lantas digelandang petugas menuju ke dalam kediamannya. Lantaran disinyalir kuat kalau Haidir masih menyimpan barang bukti lainnya.

“Kemudian di dalam kediaman pelaku, anggota kembali menemukan barang bukti berupa dua butir ineks di dalam plastik klip kecil di lantai rumah dekat ruang tamu,” bebernya.

Baca Juga :  Kurangi Kelelahan Fisik Tenaga Medis, DPW PPNI Kaltim Minta Jam Kerja Nakes Dikurangi

Kepada polisi, Haidir mengaku kalau ia benar merupakan seorang pengedar narkotika tersebut. Selain itu Haidir juga merupakan pencandu barang haram tersebut.

“Dia pelaku lagi menunggu pelanggannya, tetapi kami amankan duluan di depan rumahnya, saat duduk santai,” tegasnya.

Atas pembuatannya, kini Haidir harus mendekam di balik kurungan bui dan pihak kepolisian masih terus melakukan pengembangan dengan proses penyidikan.

“Karena kejahatan narkotika pasti memiliki jaringan bukan kejahatan tunggal. Kami masih selidiki lagi lebih lanjut terkait peran dan asal barang pelaku,” pungkasnya. (*)

Share :

Berita Terkait

Hukrim

Dishub Janji Tempatkan Petugas di Gunung Manggah, Tapi Sudah Dua Hari Petugas Tak Terlihat di Lapangan

Hukrim

Diduga Lakukan Penipuan Bermodus Arisan Online, Istri Polisi di PPU Dijadikan Tersangka

Hukrim

Ibu Tiga Anak di Samarinda Tertangkap Curi Kosmetik Senilai Ratusan Juta, Ini Kronologinya

Hukrim

Lanjutan Kasus Korupsi Bupati Kutim, KPK Periksa 20 Orang di Mapolresta Samarinda

Hukrim

Direktur Perusda Kukar Jadi Tersangka Korupsi Dana PI, Mahasiswa Tuntut Usut Oknum Lain

Hukrim

Polisi Gagalkan Pengedaran 1.028 Pil Ekstasi di Samarinda, Dua Orang Diburu

Hukrim

Cegah Tindak Kriminal, Polresta Samarinda Sita 451 Botol Miras dalam Giat Razia Cipta Kondisi

Hukrim

Minta Aparat Usut Dugaan Korupsi PT Mahakam Gerbang Raja Migas, Mahasiswa Aksi di Depan Kantor Kejati Kaltim