Home / Hukrim

Selasa, 9 Maret 2021 - 17:43 WIB

Seperti Film, Polisi dan Dua Remaja Kejar-kejaran di Jalan

Barang bukti yang diamankan pihak kepolisian/ IST

Barang bukti yang diamankan pihak kepolisian/ IST

Kaltimminutes.co, Samarinda – Aksi kejar-kejaran polisi dengan penjahat bak di film action terjadi di ruas jalan Kota Tepian pada Sabtu (7/3/2021) pukul 17.15 Wita kemarin. Saat itu jajaran Unit Reskrim Polsek Samarinda Ulu melakukan pengejaran kepada dua pria yang hendak mengedarkan narkotika jenis sabu.

Kedua pria itu bernama Sumardi (28) dan Adrianus Juan (19). Meski sempat mengelak kejaran petugas, namun keduanya berhasil dilumpuhkan setelah motor Honda Vario KT-2657BDL hitam yang mereka tunggangi terjatuh setelah menabrak sebuah mobil dibilangan Kadrie Oening, Kelurahan Air Hitam, Kecamatan Samarinda Ulu.

Sebelum keduanya diamankan, mula-mula polisi berpakaian sipil melakukan pemantauan di Jalan Juanda 6, Kelurahan Air Hitam Kecamatan Samarinda Ulu, tepatnya di dekat lapangan bola sebab informasi kerap dijadikan transaksi narkoba.

Baca Juga :  Masuk Kaltim dari Luar Daerah, Diwajibkan Kantongi Keterangan Non Reaktif Rapid Test dan Negatif Swab PCR

“Saat kami melakukan pemantauan dan pengamatan. Kami melihat ada seseorang meletakan bungkusan di pinggir jalan dan dia langsung pergi,” ungkap Kapolsek Samarinda Ulu Kompol Ricky Ricardo Sibarani melalui Kanit Reskrim Iptu Fahrudi Selasa (9/3/2021).

Kendati melihat sasarannya, polisi saat itu tak mau terburu-buru dan tetap mengamati lokasi tersebut. Tak lama berselang, dua pelaku tiba dan terpantau memungut bungkusan berisi sabu tersebut.

“Setelah itu kami langsung ikutin. Saat itu sepertinya pelaku tahu sedang dibuntuti dan langsung tancap gas sampai terjadi kejar-kejaran dan kami amankan pelaku di Jalan Kadrie Oening setelah motornya terjatuh,” bebernya.

Baca Juga :  Kematian Akibat Covid-19 Terus Berjatuhan, 3 Pejabat Pemkot Balikpapan Jadi Korban Jiwa Keganasan Corona

Setelah berhasil diamankan, petugas langsung bergerak cekatan. Penggeledahan pun dilakukan, hasilnya ditemukan satu poket sabu yang dikemas dalam makanan ringan bermerk Hello Panda seberat 36,23 gram.

Keduanya pun langsung digelandang menuju kantor polisi. Dari hasil pemeriksaan, kedua pelaku diketahui hendak mengantarkan kristal putih itu menuju Kabupaten Kutai Barat (Kubar).

“Informasinya kalau barang sudah sampai baru mereka hubungi penerima di sana. Komunikasi pun menggunakan private number. Ya sistem jejak putus,” tambahnya.

Jika nantinya barang haram tersebut telah diantar, maka kedua pelaku diiming-imingi uang senilai Rp5 juta per orang.

“Yang jelas kami masih akan melakukan pengembangan terkait dengan asal barangnya ini,” pungkasnya. (*)

Share :

Berita Terkait

Hukrim

Kasus Ibu Muda Siksa Bayinya di Samarinda, PPA Samarinda Periksa Psikologis Pelaku

Hukrim

Jualan Ikan Miliknya Tak Laku Karena Pandemi, Perempuan Ini Nekat Curi Kalung Emas di Toko

Hukrim

Lelaki di Samarinda Diciduk Polisi Lantaran Menyamar Jadi Polisi, Diduga Lakukan Pemerasan

Hukrim

Polisi Tetapkan 2 Orang Tersangka, Kasus Ananda Yusuf Temui Titik Terang

Hukrim

Sakit Hati Sang Pacar Miliki Kekasih Lain, Ibu Muda di Samarinda Aniaya Bayinya yang Baru Lahir

Hukrim

Dugaan Aktor Intelektual di Tambang Ilegal Bukit Soeharto, Punya Siapa?

Hukrim

Berkas Perkara Kasus Ayah Perkosa Anak Kandung Akan Diserahkan ke Kejari Samarinda

Hukrim

Kejati Kaltim Tetapkan Direktur PT MGRM Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Proyek Bodong Rp 50 Miliar