Home / Hukrim

Rabu, 5 Februari 2020 - 20:42 WIB

Suami Aniaya Istri Karena Tak Diberi Uang 400 Ribu

Kaltimminutes.co, Samarinda – Polres Kabupaten Paser menangkap pria berinisial AA, pelaku kekerasan rumah tangga (KDRT) pada istrinya di KM 4 Desa Tepian Batang Kecamatan Tanah Grogot Kabupaten Paser, Rabu (29/1/2020).

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Paser, Aipda Suryaning mengatakan bahwa pihak kepolisian menindaklanjutinya setelah mendapatkan laporan dari orang tua korban.

Kondisi korban pada saat dibawa ke Polres Paser sudah terlihat memar di wajah karena pukulan suami dengan menggunakan cincin akik.

Untuk otopsi hasil memar belum diberikan hasilnya dari pihak rumah sakit.

Baca Juga :  Gunakan Obat Tidur, Ayah Bejat Cabuli Anak Tiri

“Yang jelas saat ini pelaku sudah kita tahan di Polres Paser,” ujarnya.

Suryaning ikut menceritakan kronologis kejadian.

Awalnya, sang istri diminta uang senilai Rp 400 ribu. Namun, istri menolak dengan alasan bahwa sebelumnya sang suami telah diberi uang senilai Rp 100 ribu.

Karena tidak diberi istrinya, maka cekcoklah keduanya. Sehingga terjadilah pemukulan, mengakibatkan memar di wajah.

“Ada saksi warga yang mendengar bahwa ada suara minta tolong, maka saksi warga tersebut mendatangi tempat kejadian, dan berusaha melerai keduanya yang saat itu korban sudah memar dipukul suaminya,” ujarnya.

Baca Juga :  Soal Tumpahan Minyak di Teluk Balikpapan, Ini Tuntutan KOMPAK Kepada Tergugat

Setelah dilerai, kemudian diketahui orang tua korban. Setelahnya hal ini langsung dilaporkan ke Polres Paser.

“Setelah mendapat keterangan, ternyata suami sudah sering melakukanya jika terjadi cekcok,” kata Suryaning.

Diketahui keduanya baru menjalani pernikahan selama 2 tahun secara sah, dan dikaruniai anak satu.

“Saat ini pelaku sudah ditahan di Polres Paser dan akan dikenakan pasal 44 ayat 1 tentang kekerasan anak dan undang-undang no 23 tahun 2004 tentang kekerasan rumah tangga hukuman maksimal 5 tahun dan denda Rp 15juta,” kata Suryaning. (rkm//)

Share :

Berita Terkait

Hukrim

Pelaku Pembunuhan di Kalsel Diciduk Polisi Saat Bersembunyi di Samarinda

Hukrim

Persetubuhan Anak di Bawah Umur, Remaja Pelaku Persetubuhan Tak Ditahan, Hanya Dikenakan Wajib Lapor

Hukrim

Selidiki Kasus Perempuan Tergantung di Kota Tepian, Polisi Periksa 6 Saksi

Hukrim

Dua Remaja Diamankan Polsek Sebulu, Diduga Salahgunakan Sabu

Hukrim

Pelaku Bermodus Ban Bocor, Wanita di Samarinda Jadi Korban Pencurian

Hukrim

Sidang Praperadilan Dua Mahasiswa Ditunda Akibat Polisi Tak Hadir dalam Persidangan

Hukrim

Polisi Ungkap Prostitusi Online di Samarinda, Pelajar Sekolah jadi Muncikari Diamankan

Hukrim

Bawa Pil Ekstasi Saat Pesta di THM, Dua Pria Diringkus Polisi