Home / Hukrim

Rabu, 15 September 2021 - 19:41 WIB

Suami Terlibat Perkelahian, Istri yang Datang Melerai Justru Terkena Sabetan Senjata Tajam

YN saat terkulai lemas menjalani perawatan medis setelah terkena sabetan parang akibat pertikaian sang suami dengan rekannya

YN saat terkulai lemas menjalani perawatan medis setelah terkena sabetan parang akibat pertikaian sang suami dengan rekannya

Kaltimminutes.co, Samarinda – Niat melerai suami yang terlibat perkelahian, YN (40) warga Jalan Otto Iskandar Dinata, Kecamatan Samarinda Ilir, harus menahan sakit di bagian kepalanya akibat terkena bacokan senjata tajam.

Beruntung nyawa ibu rumah tangga itu masih bisa terselamatkan, kendati menderita luka menganga sepanjang 3 sentimeter.

Saat ini korban pun diketahui masih harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Wahab Sjahranie (AWS).

Informasi dihimpun, peristiwa yang terjadi pada Jumat (10/9/2021) lalu itu bermula saat suami YN berinisial AD yang sedang berpesta minuman keras (miras) terlibat selisih paham dengan rekannya berinisial OG.

Kejadian itu diketahui YN yang kemudian mendatangi sang suami.

Di saat suasana  memanas OG ternyata mengeluarkan senjata tajamnya berupa parang dan berupaya membacok AD.

Baca Juga :  Terkendala Benturan Agenda, BEM-KM Unmul Batal Diperiksa Hari Ini

YN seketika tergerak untuk melerai pertikaian tersebut. Naas, yang didapatkan malah bacokan tepat di bagian kepala sebelah kanannya.

Pertikaian baru berhenti ketika darah segar mengucur dari kepala ibu rumah tangga tersebut.

“Keduanya berduel di pinggir jalan, saat itu korban datang ingin melerai, tapi malah terkena bacokan parang pelaku (OG),” jelas Kapolsek Samarinda Kota AKP Creato Sonitehe Gulo, melalui Kanit Reskrim Iptu Rifka Widyadhira Arya Putra saat dihubungi Rabu (15/9/2021) sore tadi.

Sebelum kasus ini sampai di kepolisian YN terlebih dahulu di larikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan akibat luka yang menganga.

Baca Juga :  IJTI Kaltim Mengecam Keras Kejadian Wartawan Televisi SCTV-INDOSIAR Dipukul dan Kamera Dirampas Saat Bertugas

Jajaran Polsek Samarinda Kota lantas mengamankan AD dan OG yang terlibat perkelahian, untuk diproses lebih lanjut.

“Setelah mendapatkan laporan pihak kami menuju lokasi kejadian. Korban langsung dilarikan ke rumah sakit oleh warga sekitar. Pihak yang terlibat perkelahian kemudian kami amankan,” terangnya.

Kasus pembacokan tersebut sempat dilaporkan secara resmi di Polsek Samarinda Kota. Namun belakangan pihak korban memilih untuk mencabut laporan tersebut.

Meski begitu, polisi tetap memproses kasus pertikaian antara AD dan OG.

Akibat perkelahian tersebut, keduanya dijerat dengan pasal 351 tentang penganiyaan, dengan hukum penjara maksimal 2 tahun 8 bulan.

“Untuk kedua orang yang bertikai sudah kami amankan dan masih menjalani pemeriksaan,” tandasnya. (*) 

Share :

Berita Terkait

Hukrim

Janji Polda Jabar, Usut Kasus Ujaran Kebencian Bahar Bin Smith Secara Transparan

Hukrim

Alasan Mau Bayar Indekos, Pasutri Ini Bawa Lari Motor Tetangga
Massa aksi siang tadi saat menggeruduk kantor Kejati Kaltim meminta Korps Adhyaksa melakukan penyelidikan aliran dana hibah/ IST

Hukrim

Dugaan Dana Hibah Tak Sesuai Aturan di Balikpapan, Mahasiswa Minta Kejati Kaltim Tindaklanjuti

Hukrim

Babak Baru Kasus Keributan Kelompok Ormas di Samarinda, 6 Oknum Ormas Terancam Pasal Berlapis

Hukrim

Asik Tunggu Pembeli, Pemuda Diduga Pengedar Narkoba Dibekuk Polisi

Hukrim

Bejat!! Ayah Tiri Cabuli Sang Anak Remaja 17 Tahun, Berawal Tidur Satu Ruangan Bersama Ibu dan Anak

Hukrim

Minta Uang ke Warga yang Ditilang, Polisi Diamuk Massa

Hukrim

Kasus Pemalsuan Data Kartu Perdana, Polisi Amankan 66 Ribu SIM Card