Home / Hukrim / Ragam

Sabtu, 31 Juli 2021 - 18:02 WIB

Tak Mengantongi Bukti Swab Antigen, Polsek Samarinda Seberang Putar Balik Tiga Kendaraan Asal Balikpapan

Petugas gabungan saat melakukan pengetatan di Posko PPKM HAMM Riffadin dan memutar balik tiga kendaraan asal Balikpapan

Petugas gabungan saat melakukan pengetatan di Posko PPKM HAMM Riffadin dan memutar balik tiga kendaraan asal Balikpapan

Kaltimminutes.co, Samarinda – Gelombang pandemi yang terus menerpa Kota Tepian terus mendapat perhatian serius.

Empat posko penyekatan di jalur keluar masuk Samarinda pun kian diperketat.

Petugas gabungan dari unsur TNI-Polri, Kecamatan Loa Janan Ilir (LOJI), Satpol PP, Dishub, BPBD, dan Puskesmas pun kian memperketat penjagaan di Pos PPKM HAMM Rifadin.

Bahkan diketahui, dari pengetatan yang terus dilakukan itu, tiga kendaraan dari Balikpapan diputar balik karena pengemudi maupun penumpangnya tidak mengantongi bukti Swab Antigen yang merupakan syarat perjalanan.

Baca Juga :  Dugaan Korupsi Proyek Peningkatan Irigasi di Kukar, Mahasiswa Datangi Kantor PN Samarinda Pertanyakan Kelanjutan Perkara 

“Selain itu ketika kami minta untuk mengikuti tes swab di tempat mereka tidak berkenan. Karena tidak kooperatif terpaksa kami minta putar balik,” kata Kapolsek Samarinda Seberang, Kompol Made Anwara, Sabtu (31/7/2021) sore tadi.

Dijelaskan Made, penyekatan di jalur masuk Samarinda itu sebanyak 30 unit mobil yang mana seluruh pengemudi maupun penumpangnya diperiksa.

“Di antara pengemudi dan penumpang ada yang kami swab secara acak berjumlah 10 orang namun dengan hasil negatif,” ujar Made.

Made menjelaskan, kegiatan penyekatan yang semakin diperketat itu pada dasarnya sangat efektif untuk menekan penyebaran Covid-19 dari luar kota.

Baca Juga :  Gelar Rapat Tertutup, Pemprov Kaltim Tak Miliki Anggaran Pengadaan APD untuk Hadapi Corona

Tak hanya memperketat posko PPKM, pasalnya tim gabungan juga rutin melakukan operasi yustisi dan pengecekan di sejumlah apotek terkait stok obat, oksigen dan harga jual yang telah ditetapkan standarisasinya.

“Kami dalam hal penyekatan ini berupaya agar dapat membantu menekan terjadinya penularan, selain berupaya menerapkan prokes dengan cara berpatroli ke tempat-tempat keramaian yang ada di wilayah kami,” pungkasnya. (*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Update Nasional Kasus Covid-19 Per Selasa (21/4/2020): Ada Penambahan 5 Kasus Positif di Kaltim, Total 68 Kasus

Ragam

Selisih Data Izin Tambang di IKN, Jatam Sebut Wacana Pemprov Kurang Garang

Hukrim

Dosen di Balikpapan 2 Kali Setubuhi Siswi SMP, Berikut Kronologinya

Ragam

Secara Simbolis, Isran Noor Serahkan Santunan ke Anak Yatim Piatu Korban Covid-19

Ragam

PPKM Darurat Telah Diterapkan di Balikpapan, DPRD Minta Pemkot Sediakan Bansos

Ragam

Proyek RS Korpri Pemprov Kaltim Hilangkan Kawasan Resapan Air, Mujianto: Rakyat Samarinda Dirugikan

Ragam

Sudah 907 Orang Mendaftar Penerima Vaksin di Samarinda, Ini Link Pendaftaran Online Dinkes Samarinda

Ragam

PT KDC Beri 500 Paket Sembako kepada Warga Isoman, Andi Harun Ucapkan Terimakasih